JATIMPEDIA, Lumajang - Para wisatawan yang berlibur pada masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Lumajang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada periode 26 hingga 28 Desember 2025 terbentuk siklon 93S di kawasan selatan Jawa.
“Siklon 93S ini berpotensi menimbulkan angin kencang serta hujan sedang hingga lebat di wilayah selatan Pulau Jawa, termasuk Lumajang,” ujar Isnugroho, Sabtu (27/12/2025).
Ia menjelaskan, kondisi cuaca tersebut perlu diwaspadai, terutama di kawasan Gunung Semeru. Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama di wilayah puncak maupun hulu aliran sungai berpotensi memicu longsoran material vulkanik.
“Jika hujan turun cukup lama, potensi longsoran material vulkanik sangat mungkin terjadi, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” kata Isnugroho.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat dan wisatawan yang melakukan aktivitas liburan, baik di kawasan pantai Lumajang maupun destinasi wisata lainnya, agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan mematuhi imbauan petugas.
“Intinya, masyarakat yang melakukan liburan atau berwisata agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan,” tutup Isnugroho.
Editor : Rofiq