JATIMPEDIA, Gresik - Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas) Sedarah menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 1.000 nasi kotak kepada pengguna jalan di Jalan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (19/12).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Madas Sedarah untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus mempererat persaudaraan warga Madura di perantauan.
Humas DPC Madas Sedarah Gresik sekaligus DPAC Manyar, Gembong Kusmiharto, mengatakan pembagian nasi kotak menyasar berbagai kalangan, mulai dari tukang becak, pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, sopir truk, hingga pengguna jalan lainnya.
“Madas ada karena masyarakat dan untuk masyarakat. Kami akan terus bersosialisasi dan mengayomi masyarakat, khususnya mempersatukan perantau Madura agar tidak terpecah belah,” ujar Gembong di sela kegiatan.
Ia menegaskan, Madas Sedarah tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan sesama warga Madura di tanah rantau. Selain kegiatan berbagi nasi kotak, Madas Sedarah juga menyiapkan sejumlah program sosial lainnya, di antaranya layanan ambulans gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam.
“Silakan menghubungi Ketua DPC Madas Sedarah Gresik H. Salim jika membutuhkan ambulans. Kami siap membantu masyarakat,” katanya.
Ke depan, lanjut Gembong, Madas Sedarah juga berencana menggelar santunan anak yatim piatu secara rutin minimal satu kali dalam setahun. “Insyaallah santunan anak yatim piatu akan kami laksanakan paling tidak satu tahun sekali,” imbuhnya.
Ia juga berpesan agar warga Madura tetap menjaga persatuan meski banyak organisasi kemasyarakatan bermunculan. “Tujuan kami adalah menyatukan seluruh orang Madura agar tetap solid, saling memahami, dan saling mengerti,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPAC Manyar, Moh. Supandi, mengajak seluruh pengurus dan anggota Madas di wilayah Manyar untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan peran dalam mengayomi masyarakat.
“Saya berharap pengurus dan anggota Madas Sedarah di Manyar Gresik selalu kompak dan ke depan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPAC Manyar, Muhammad Alawi. Menurutnya, Madas Sedarah harus menjadi simbol persatuan bagi warga Madura di mana pun berada. “Yang terpenting adalah tetap bersatu. Madas Sedarah itu sedarah dan harus selalu solid,” tegasnya.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan semangat kebersamaan tersebut, Madas Sedarah diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gresik sekaligus memperkuat persatuan warga Madura di perantauan.
Editor : Rofiq