JATIMPEDIA, Surabaya -Pengembang kawasan Royal Residence Surabaya terus memperkuat pengembangan kawasan komersial dengan menambah berbagai fasilitas dan peluang bisnis baru. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan traffic kunjungan masyarakat sekaligus memperluas nilai tambah kawasan yang berada di Surabaya Barat tersebut.
Direktur PT Bhakti Tamara, Lodewyk Wattimena mengatakan bahwa fokus komersial menjadi strategi utama perusahaan di tengah penjualan rumah yang belum mencapai target pada 2025. "Tahun ini penjualan rumah memang belum mencapai target yang kami tetapkan. Tetapi kami masih memiliki pendapatan dari sektor lain," ujarnya di sela acara 'National Macaw Free Fly' yang digelar di cluster Organica, Royal Residence Surabaya, Sabtu (6/12/2025).
Menurut Lodewyk, salah satu sumber pendapatan tersebut berasal dari penjualan lahan kepada investor. Beberapa investor melihat potensi besar perkembangan kawasan, terutama setelah adanya kepastian pembangunan institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan skala besar di dekat lokasi.
Seperti diketahui, Universitas Kristen Petra (UK Petra) telah resmi akan membangun kampus dan rumah sakit di area seluas 8 hektare dan 2,5 hektare. Kehadiran institusi besar ini dipastikan membawa dampak positif bagi peningkatan mobilitas dan kebutuhan hunian serta komersial.
Lodewyk menambahkan bahwa baru-baru ini pihaknya juga mencatat transaksi penjualan lahan seluas lebih dari 2 hektare kepada salah satu investor besar. Investor tersebut disebut sedang mempersiapkan ekspansi bisnis di sektor komersial modern.
Di tengah berkembangnya permintaan fasilitas pendukung, pihak pengembang kini juga sedang membuka peluang kerja sama dengan calon investor yang tertarik mengembangkan konsep foodfest di dalam kawasan.
"Untuk area kuliner dan fresh market, kami sudah siapkan lahan sekitar 1 hektare. Kami ingin menghadirkan pusat kuliner keluarga yang lengkap dan modern," jelas Lodewyk.
Selain fasilitas kuliner, pengembang juga akan memperkuat sektor olahraga sebagai magnet baru bagi pengunjung. Setelah sebelumnya menghadirkan lapangan padel, pihaknya berencana menambah fasilitas olah raga baru.
"Dalam waktu dekat kami akan mengembangkan lapangan badminton. Kami ingin Royal Residence menjadi destinasi komersial sekaligus gaya hidup, selain tentunya untuk menambah traffic masyarakat ke kawasan," tambah Lodewyk.
Sementara itu, Marketing Manager Royal Residence, Dina Ariyanti mengungkapkan bahwa pengembangan komersial ini tetap berjalan beriringan dengan pemasaran hunian baru, termasuk cluster premium terbaru, Organica, yang mengusung konsep tropical resort.
Cluster Organica dikembangkan dalam tiga tahap dengan total 69 unit. Tahap pertama, Peanut A, mencakup 25 unit dan saat ini telah laku hampir separuh dari total ketersediaan. Dengan harga di kisaran Rp 5 miliar hingga 8 miliar dan kuran rumah bervariasi, mulai dari 9x22 meter dengan luas bangunan 200 m2, hingga tipe 12x22 meter dengan luas bangunan mencapai 300 m2.
Untuk tahap kedua, Dina menyebutkan bahwa Peanut B akan menawarkan 23 unit dengan desain yang tetap mempertahankan konsep hijau dan ramah lingkungan yang menjadi ciri khas cluster Organica.
Sedangkan tahap ketiga, Peanut C, akan menambah sekitar 21 unit dan disiapkan sebagai pelengkap pengembangan cluster secara keseluruhan yang menargetkan pasar keluarga muda dan profesional.
Dina optimistis bahwa meskipun pasar hunian belum sepenuhnya pulih, sejumlah fasilitas baru dan kehadiran institusi besar akan menjadi katalis bagi peningkatan minat masyarakat terhadap kawasan Royal Residence.
"Kami juga memasarkan rumah dengan harga kisaran Rp 1 miliar. Dan ke depan juga akan mengembangkan rumah di cluster Organica dengan harga lebih terjangkau sehingga memberikan banyak pilihan bagi konsumen," ujarnya.
Di tempat yang sama, perbankan juga menunjukkan dukungan terhadap pemasaran Royal Residence. Assistant Vice President of Consumer Loan BCA, Candra Kusuma menegaskan bahwa BCA terus memberikan fasilitas pembiayaan untuk mempermudah konsumen memiliki hunian di kawasan tersebut.
"BCA selalu mendukung pengembang Royal Residence dalam pembiayaan KPR. Kami juga menawarkan bunga spesial untuk developer yang sudah bekerja sama dengan kami," ujar Candra.
Dengan konsistensi pengembangan kawasan komersial dan dukungan berbagai pihak, Royal Residence berharap dapat meningkatkan daya saing kawasan sekaligus menarik lebih konsumen dan investor. Pengembang meyakini perpaduan hunian, fasilitas komersial, pendidikan, dan gaya hidup akan menjadi kekuatan utama kawasan ke depan
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-13605-royal-residence-genjot-pengembangan-komersial