Cuaca Ekstrem, KAI Petakan Titik Rawan Bencana dan 19 Petugas Khusus Rel

JATIMPEDIA, Jember  - Menjelang puncak arus mudik dan balik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan inspeksi menyeluruh di wilayah Daop 9 Jember.

Rangkaian sidak ini dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan bencana serta menyiagakan petugas khusus, sebagai upaya mitigasi terhadap dampak cuaca ekstrem. 

Menurut Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, inspeksi jalur dari Jakarta hingga Ketapang bertujuan memastikan bahwa rekomendasi keselamatan yang selama ini dikeluarkan telah dilaksanakan. “Kami melihat bahwa apa yang menjadi konsen kami KNKT — terutama hal-hal sesuai rekomendasi kami — sudah dilaksanakan. InsyaAllah pada Natal ini masalah keselamatan bisa teratasi dengan baik,” ujarnya saat meninjau langsung di Stasiun Jember, Jumat (5/12/2025).

Soerjanto menekankan bahwa cuaca ekstrem yang baru-baru ini terjadi di Sumatera harus menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk di Jawa Timur. “Kami mengingatkan pihak KAI untuk lebih waspada memantau daerah yang rawan longsor dan banjir agar menjadi perhatian khusus,” kata dia. 

Sementara itu, Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra, menjelaskan bahwa di Daop 9 Jember, KAI telah melakukan sejumlah langkah konkret. “Kami telah melakukan penggantian 24 unit wesel di delapan titik strategis — dari Rambipuji, Tanggul, Jatiroto, Randuagung, Klakah, Leces, Malasan, hingga Probolinggo,” jelasnya. 

Tak hanya itu, KAI juga memetakan tiga lokasi rawan banjir — dua di Kabupaten Pasuruan (BH 251 dan BH 298) dan satu di Banyuwangi (BH 93). Untuk dua titik di Pasuruan, telah dilakukan peninggian jalur dan perbaikan geometri; sedangkan di Banyuwangi, pembersihan sedimen sungai dilakukan agar aliran air tetap lancar. 

Sebagai langkah antisipatif jika terjadi hujan deras, Daop 9 menyiagakan 19 personel khusus sebagai “Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) Ekstra” yang akan segera turun ke lapangan untuk menyisir rel bila intensitas hujan tinggi lebih dari satu jam. 

Menurut Rafli, upaya ini menjadi bagian dari prioritas utama agar jalur, sarana, dan layanan kereta api tetap aman dan andal meskipun cuaca ekstrem melanda. “Dengan seluruh persiapan matang dari sisi SDM hingga keandalan sarana dan prasarana, KAI Daop 9 Jember siap mengantarkan pelanggan merayakan Natal dan Tahun Baru dengan selamat, aman, dan nyaman,” ujar Rafli. 

Inspeksi jalur ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Kereta Api Inspeksi (KAIS) yang dilaksanakan pada 2–4 Desember 2025 di seluruh lintas utara dan selatan Pulau Jawa. 

Dengan pemetaan titik rawan, peremajaan prasarana, serta penambahan personel khusus, KAI dan KNKT berharap bahwa mobilitas masyarakat selama Nataru di wilayah Jember dan sekitarnya tetap aman — meskipun menghadapi potensi cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Berita Terbaru