JATIMPEDIA, Surabaya - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mengikuti pameran Sugarex Indonesia 2025 di Dyandra Convention Center Surabaya.
Bersama 80 peserta dari Indonesia maupun negara lain—seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, India, Korea, hingga Tiongkok—menampilkan berbagai teknologi dan solusi mutakhir untuk mengakselerasi modernisasi industri gula nasional.
Ajang ini menjadi wadah penting bagi produsen teknologi global, pabrik gula, asosiasi, dan lembaga riset untuk bertukar gagasan dan menjalin kolaborasi.
Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menyampaikan bahwa percepatan digitalisasi serta penerapan konsep Industri 5.0 merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun industri pergulaan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan pangan masa depan.
“Transformasi digital dalam industri gula tidak bisa ditunda lagi. Ini bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan,” tegasnya. Ia menjelaskan, dengan Jawa Timur menyumbang sekitar 50 persen produksi gula nasional, modernisasi sektor ini akan berpengaruh langsung terhadap ketahanan pangan Indonesia.
Pada pameran tahun ini, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) turut memperkenalkan produk konsumen dan hasil riset yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas tebu nasional. Produk tersebut meliputi:
Produk Konsumen SGN
Gula Nusakita 1 kg – gula berkualitas tinggi dan higienis.
Gula Nusakita Bulky – untuk kebutuhan industri dan food service.
Gula Nusakita Stick – kemasan praktis untuk kafe, restoran, dan hotel.
Mollase (Tetes) – bahan baku industri dengan kemurnian stabil.
Inovasi Puslit Tebu SGN
Pupuk Hayati & Vermikompos – untuk meningkatkan kesuburan tanah dan efisiensi pemupukan.
Bibit Unggul 4T, terdiri dari:
NX04: produktivitas tinggi, batang besar, pertumbuhan cepat, tahan penyakit, dan adaptif di berbagai jenis lahan.
NX-01: produktivitas baik serta lebih tahan terhadap sejumlah hama dan penyakit.
SGN01: produktivitas sangat tinggi hingga 120 ton/ha, rendemen tinggi, tahan hama, pertumbuhan stabil, serta adaptif di lahan aluvial dan regosol.
Sugarex Indonesia 2025 tidak hanya berfungsi sebagai ajang pamer teknologi, tetapi juga menjadi forum strategis bagi pelaku industri untuk membangun sinergi jangka panjang.
Dengan terus mendorong inovasi dan adopsi teknologi baru—termasuk kontribusi aktif dari PT SGN—Indonesia menegaskan komitmennya menuju industri gula yang semakin modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan nasional.
Editor : Eka Sapto