JATIMPEDIA, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkolaborasi dengan multipihak menggelar The Seven Lakes Festival 2025 atau Festival 7 Ranu (Danau) pada 7–16 November 2025 melalui sinergi pentahelix. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pemberdayaan ekonomi lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
Salah satu bentuk dukungan Paiton Energy dan POMI untuk pengembangan ekowisata 7 Ranu adalah penyediaan infrastruktur ramah lingkungan berupa eco paving block FABA (fly ash and bottom ash) yang digunakan di area festival dan kawasan ekowisata di sekitar tujuh danau.
Paiton Energy – POMI turut berkontribusi melalui penyediaan lebih dari 160.000 unit eco paving block FABA dari total 350.000 unit dengan luas pemanfaatan mencapai 8.140 m², serta 600 ton material FABA untuk alas dan jalan akses menuju area festival. Produk ini digunakan di sejumlah desa sekitar kawasan danau, antara lain Desa Segaran, Tlogoargo, Andungsari, dan Ranuagung.
FABA merupakan abu sisa pembakaran batu bara dari proses pembangkitan listrik di PLTU. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, FABA dikategorikan sebagai non-B3 (non-bahan berbahaya dan beracun) dan dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bangunan ramah lingkungan, seperti paving block, batako, bata interlock, pemadatan tanah, pembenahan tanah, dan beton jalan desa.
Produk eco paving block FABA dari Paiton Energy – POMI telah melalui uji mutu di Laboratorium Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan memiliki kelas mutu K300 ke atas, sehingga memenuhi standar kualitas konstruksi. Selain memperkuat infrastruktur ekowisata, pemanfaatan FABA ini juga membuka peluang ekonomi sirkular, mendorong produksi produk unggulan desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Komitmen Paiton
President Director PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam program ekowisata 7 Ranu merupakan bagian dari komitmen Paiton Energy dalam membangun ekonomi hijau dan berkelanjutan di wilayah operasional. Perusahaan percaya pengembangan ekowisata yang berakar pada potensi alam dan kearifan lokal dapat menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Probolinggo.
“Pemanfaatan FABA sebagai material pembangunan infrastruktur bukan sekadar inovasi pengelolaan limbah, tapi wujud aksi nyata mendukung pembangunan berkelanjutan untuk memperkuat masa depan Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan bahwa praktik ekonomi sirkular bisa berjalan seiring dengan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Fazil Erwin Alfitri.
President Director PT POMI, Sugiyanto, mengatakan bahwa kontribusi perusahaan pada Festival 7 Ranu merupakan bentuk nyata sinergi multipihak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Dukungan infrastruktur FABA tidak hanya membantu kesiapan kawasan wisata, tetapi juga menjadi contoh penerapan prinsip green industry yang mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Sugiyanto.
Dalam hal ini, lanjut dia, dukungan multipihak termasuk swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam penyelenggaraan Festival 7 Ranu Probolinggo sangat penting untuk ikut mempromosikan dan mengangkat potensi wisata alam dan budaya lokal Probolinggo ke tingkat nasional.
PT Paiton Energy – POMI telah melaksanakan program CSR sejak tahun 2000 yang dirancang setiap tahun dan dipantau oleh Komite Pengembangan Masyarakat. Program dikategorikan dalam tiga fokus, yaitu mendukung keberlanjutan perusahaan (pembangkit), keberlanjutan sosial ekonomi, serta keberlanjutan energi dan lingkungan.
Festival 7 Ranu merupakan program unggulan Pemkab Probolinggo untuk memperkenalkan keindahan dan kekayaan kearifan lokal di tujuh danau alami yaitu Ranu Segaran, Ranu Agung, Ranu Satsit, Ranu Klakah, Ranu Tunjung, Ranu Gedang, dan Ranu Lamongan. Ketujuh danau itu berada di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Tiris dan Krucil.
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seni budaya, wisata dan petualangan alam, serta sport tourism, termasuk prosesi penyatuan tujuh mata air, lomba perahu naga, dan kegiatan glamping. Acara pembukaan (grand opening) Festival 7 Ranu digelar di kawasan Ranu Segaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (8/11/2025). Sedangkan soft opening telah dilakukan sehari sebelumnya.
Bupati Probolinggo Mohammad Haris menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang ingin dituju dari penyelenggaraan festival yang pertama kali digelar tersebut. Ketiganya adalah pertama, merayakan keindahan alam. Kedua, menumbuhkan dan mengenalkan kembali budaya Kabupaten Probolinggo. Terakhir, dengan festival itu perekonomian masyarakat diharapkan akan berputar dengan sangat baik
"(Jadi) kegiatan Seven Lakes Festival 2025 ini bukan hanya ajang promosi wisata, tetapi juga langkah nyata membangkitkan ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya Kecamatan Tiris," kata Mohammad Haris yang akrab disapa Gus Haris dalam sambutannya.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-13096-paiton-energy-bersinergi-kembangkan-ekowisata-7-ranu-probolinggo