JATIMPEDIA, Surabaya - Dapen Pelindo Purnakarya berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang Triwulan III Tahun 2025.
Direktur Utama Dapen Pelindo Purnakarya Seno Budiharto mengatakan, Dana Pensiun ini mencatat Return on Investment (ROI) sebesar 7,05%, tumbuh 1,3% secara tahunan (YoY) dan 11,2% lebih tinggi dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran.
"Capaian ini menjadi bukti bahwa strategi pengelolaan investasi yang hati-hati dan terukur mampu menjaga stabilitas kinerja dana pensiun meski dalam situasi ekonomi yang menantang," katanya, Jumat (7/11/2025).
Kinerja positif tersebut lanjut dia, turut ditopang oleh peningkatan hasil usaha investasi yang mencapai Rp 36,75 miliar, naik 30,7% secara tahunan (YoY) dan 11,2% di atas target Rencana Kerja dan Anggaran.
Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan portofolio investasi yang terdiversifikasi serta pendekatan investasi yang prudent dan berbasis risiko, pendekatan ini membuat kinerja investasi tetap terjaga dengan baik sekaligus memberikan nilai tambah bagi peserta.
Di sisi lain, aset investasi Dapen Pelindo Purnakarya juga tumbuh 14,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya mencatatkan pertumbuhan investasi, Dapen Pelindo Purnakarya juga sukses menjaga efisiensi operasional melalui pengelolaan keuangan yang ketat dan berorientasi pada kinerja berkelanjutan.
Sementara Direktur Dapen Pelindo Purnakarya Nugroho Dwi Priyohadi menambahkan, Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) turun menjadi 14,81%, atau lebih rendah 9,8% secara tahunan (YoY) dan 26,4% dibandingkan RKA.
"Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Dapen Pelindo Purnakarya dalam menjalankan prinsip efisiensi biaya tanpa mengorbankan kualitas layanan dan hasil investasi bagi peserta dana pensiun," kata Nugroho.
Menurut Ketua Dewan Pengawas Dapen Pelindo Purnakarya, Edi Priyanto, secara industri, performa Dapen Pelindo Purnakarya berada di atas rata-rata. Berdasarkan data Juli 2025, ROI rata-rata industri dana pensiun tercatat di level 4,26%, sementara Dapen Pelindo Purnakarya berhasil mencapai 5,61%, melampaui kinerja DPLK (4,50%), DPPK-PPMP (4,06%), dan DPPK-PPIP (3,37%).
"Keunggulan ini menegaskan posisi Dapen Pelindo Purnakarya sebagai salah satu dana pensiun yang mampu memberikan imbal hasil optimal di tengah ketidakpastian ekonomi," pungkas Edi Priyanto.
Editor : Rizky