Target Produksi Garam Sampang Bakal Meleset, Ini Penyebabnya

JATIMPEDIA, Sampang - Produksi garam di Sampang, khususnya pada tahun 2025, mengalami penurunan signifikan karena kendala cuaca seperti hujan yang belum stabil dan anomali cuaca, meskipun target awal cukup tinggi. Hal ini menyebabkan produksi yang sangat rendah.

"Jadi per September ada sekitar 12 ribu ton sedangkan stok saat ini sekitar 42 ribu ton," ucap Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sampang, M. Mahfud, Selasa (4/11/2025).

Dia menjelaskan hujan yang masih sering turun menghambat produksi, sehingga petani garam tidak bisa memaksimalkan hasil. Bahkan sebagian hasil produksi berubah menjadi kekuningan, menurunkan kualitas. 

"Target kita sendiri tahun ini 325.000 ton," katanya, menambahkan.

Kabupaten Sampang memiliki luas lahan tambak garam sekitar 3.200 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan. Namun, beberapa lahan tambak telah berubah menjadi pemukiman.

 

Berita Terbaru

Rossa Jadi Brand Ambassador Changhong

Produsen peralatan elektronik rumah tangga Changhong Indonesia menunjuk penyanyi Rossa sebagai Brand Ambassador eksklusif melalui kampanye bertajuk "Langgeng Be …