JATIMPEDIA, Gresik - PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih memperingati 80 tahun kemerdekaan RI secara serentak di enam lokasi kerja yang tersebar di Papua Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Mengusung tema "Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir", upacara berlangsung di Tembagapura pukul 09.00 WIT dan bersamaan dengan lokasi lain seperti Kuala Kencana, Nabire, Smelter di Gresik, serta kantor PTFI Jakarta. Tema ini menegaskan operasi PTFI yang terhubung dari tahap penambangan hingga pemurnian tembaga.
Tradisi upacara HUT RI di Freeport sudah berlangsung lebih dari 50 tahun sejak perusahaan berdiri pada 1973. Tahun ini, Presiden Direktur Tony Wenas memimpin upacara yang diikuti hampir tiga ribu peserta.
Tony menambahkan, “Pada 23 September 2024 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan produksi Smelter Tembaga single line terbesar di dunia. Kemudian, 17 Maret 2025, Presiden Prabowo Subianto membuka Pabrik Pemurnian Logam Mulia di Gresik. Ini menegaskan peran penting Freeport dalam pengembangan hilirisasi tambang nasional.”
Selepas upacara, perayaan HUT ke-80 diwarnai tarian kolosal yang melibatkan 500 karyawan dari Papua hingga Gresik dan Jakarta. Tarian bertema "Bergerak Bersama dari Hulu ke Hilir untuk Indonesia Maju" menggambarkan proses perjalanan tembaga dari tambang di Papua hingga pabrik di Gresik.
“Tarian ini menyampaikan pesan bahwa manfaat tambang tembaga mengalir dari dataran tinggi Papua hingga ke seluruh Indonesia,” ujar Tony.
Sebagai tambang tembaga terintegrasi terbesar dunia, Freeport terus menebarkan semangat nasionalisme dan gotong royong lewat berbagai kegiatan sepanjang Agustus, mulai dari Papua hingga Jawa Timur. (cin)
Editor : indri fitria