JATIMPEDIA, Mojokerto - Ratusan Jamaaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Mojokerto terancam gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Mereka tidak lolos berbagai tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Dari data Kemenag, ada total calon Jemaah haji Tahun 2025 asal Kabupaten Mokokerto, Jawa Timur yang berhak melunasi BIPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) sebanyak 1.249. Namun setelah berbagai tahapan persyaratan yang wajib dipenuhi yang siap berangkat dan, sudah melunasi sebanyak 957 JCH.
Baca juga: Mojokerto Kota Jadi Percontohan Tansformasi Digital Perlinsos
"Saat ini ke 957 JCH terebut sudah dinyatakan siap berangkat," terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Mojokerto, kepada, Nur Rokhmad.
Para jemaah ini akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter), terdiri dari dua kloter penuh asal Mojokerto dan tiga kloter gabungan dari kabupaten/kota lain di Jawa Timur.
"JCH dari Kabupaten Mojokerto terebut akan berangkat dengan terbagi menjadi lima kloter, yakni Kloter 12, 13, 47, 49 dan Kloter 55," kata Nur Rokhmad.
Baca juga: Kolaborasi Pemkot Surabaya MUI dan Kemenag Targetkan BIAS Capai 90 Persen
Ia menjelang, untuk kloter 12 dan 13 akan berangkat pada tanggal 5 Mei nanti. Sementara kloter 47, 49 dan 55 masih menunggu informasi dari Kemenag Jawa Timur. Dijadwalkan.
"Dari jumlah tersebut, Kloter 12 dan 13 masing-masing berisi 376 JCH termasuk petugas, Kloter 47 sebanyak 52 JCH, Kloter 49 sebanyak 98 JCH, dan Kloter 55 berisi 55 JCH," terangnya.
Baca juga: Kota Mojokerto Jadi Pusat Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Untuk jadwal keberangkatan, Kloter 12 dan 13 dijadwalkan masuk ke Embarkasi Surabaya pada 5 Mei 2025 dan terbang ke tanah suci pada 6 Mei 2025. Kloter 47 akan berangkat ke embarkasi pada 14 Mei dan ke tanah suci pada 15 Mei, Kloter 49 pada 15 dan 16 Mei, sedangkan Kloter 55 pada 17 dan 18 Mei 2025.
"Nantinya, para jemaah akan berangkat dari pendopo Pemkab Mojokerto, menuju dan tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya sebelum berangkat ke Tanah suci Mekah. (sat)
Editor : Rini