JATIMPEDIA, Malang - Meski luas panen padi di Kota Malang pada tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023, namun produksi pada dab produksi beras untuk konsumsi pangan di tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatatkan angka luas panen pada 2024 mencapai 1.610,91 hektar, mengalami penurunan sebesar 21,97 hektare atau 1,35 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 1.632,88 hektar.
Baca juga: Ekspor Jatim Turun, Impor Naik, Defisit Perdagangan Capai 3,44 Miliar Dolar AS
"Namun produksi padi pada 2024 yaitu sebanyak 10.496,65 ton GKG, mengalami peningkatan sebanyak 178,08 ton atau 1,73 persen dibandingkan produksi pada di 2023 yang sebanyak 10.318,57 ton," kata Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, Selasa (15/4/2025).
Baca juga: Inflasi Jatim Naik Jadi 3,33 Persen, Sumenep Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi
Sedangkan produksi beras 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 6.060,97 ton, mengalami peningkatan sebanyak 102,81 ton atau 1,73 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebanyak 5.958,16 ton.
Baca juga: BPS : Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Kediri pada September 2026
"Produksi padi ini kami hitung dengan metode yang mengintegrasikan dua sistem pengumpulan data. Yakni luas panen dikalikan dengan produktivitas yang menghasilkan produksi padi dan beras," ujarnya. (sat)
Editor : Rizky
Peristiwa
Berita Populer
Sabtu, 31 Okt 2026 18:15 WIB
Senin, 02 Nov 2026 21:23 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 12:06 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 18:21 WIB
Selasa, 03 Nov 2026 12:15 WIB
Berita Terbaru