JATIMPEDIA, Malang - Meski luas panen padi di Kota Malang pada tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023, namun produksi pada dab produksi beras untuk konsumsi pangan di tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatatkan angka luas panen pada 2024 mencapai 1.610,91 hektar, mengalami penurunan sebesar 21,97 hektare atau 1,35 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 1.632,88 hektar.
Baca juga: BPS : Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen di Triwulan II-2026
"Namun produksi padi pada 2024 yaitu sebanyak 10.496,65 ton GKG, mengalami peningkatan sebanyak 178,08 ton atau 1,73 persen dibandingkan produksi pada di 2023 yang sebanyak 10.318,57 ton," kata Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, Selasa (15/4/2025).
Baca juga: Juli 2026 Alami Inflasi Tahunan Melandai ke 2,88 Persen
Sedangkan produksi beras 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 6.060,97 ton, mengalami peningkatan sebanyak 102,81 ton atau 1,73 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebanyak 5.958,16 ton.
Baca juga: Hingga Juni 2026, 7,4 Juta Wisman Kunjungi Destinasi di Indonesia
"Produksi padi ini kami hitung dengan metode yang mengintegrasikan dua sistem pengumpulan data. Yakni luas panen dikalikan dengan produktivitas yang menghasilkan produksi padi dan beras," ujarnya. (sat)
Editor : Rizky
Peristiwa
Berita Populer
Sabtu, 01 Agu 2026 08:05 WIB
Jumat, 07 Agu 2026 05:08 WIB
Selasa, 04 Agu 2026 10:04 WIB
Kamis, 06 Agu 2026 06:08 WIB
Kamis, 06 Agu 2026 19:21 WIB
Berita Terbaru