JATIMPEDIA, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyiapkan lahan seluas enam hektare di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, dalam keterangannya di Mojokerto, Senin mengatakan pihaknya siap mendukung terseleggaranya Sekolah Rakyat tersebut.
Baca juga: BHS Sumbang Televisi dan Alat Potong Rambut untuk Sekolah Rakyat
"Kami berkomitmen untuk mempersiapkan semua yang diperlukan agar Sekolah Rakyat di UPT PMKS Mojopahit dapat dimulai tahun depan," ujarnya.
Dengan persiapan yang cermat dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan Sekolah Rakyat dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa pendidikan menjadi hak semua anak di Indonesia," katanya.
Baca juga: Menteri PU : Sekolah Rakyat Tahap II Ditagetkan Selesai Juni 2026
Sebelumnya, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke UPT Pesanggrahan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Majapahit, Mojokerto, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian verifikasi dan survei lokasi yang telah diajukan sebagai calon titik pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Pamekasan Resmi Dimulai
"Insya Allah tahun ini kita mulai dari dua rombongan belajar dulu di Mojokerto. Gedungnya sudah cukup memadai untuk tahap awal. Ini akan jadi model sekolah berasrama, di mana siswa tinggal, makan, dan belajar ditanggung negara," ujarnya. (sat)
Editor : Rini