Baca juga: Bupati Yani Tegaskan Komitmen JIIPE Prioritaskan Warga Gresik
Wakil Bupati Gresik, dr Asluchul Alif, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sektor pertanian di Kabupaten Gresik terus mengalami kemajuan yang signifikan.
Hal ini tercermin dari luas tanam padi yang telah mencapai 22.050,04 hektar, dengan luas panen mencapai 30.219,96 hektar. Produksi padi di Gresik pun menembus angka 194.005,98 ton, dengan produktivitas mencapai 6,42 ton per hektar.
“Dengan hasil pertanian yang melimpah ini, diharapkan kebutuhan pangan dalam negeri dapat tercukupi, dan kita tidak perlu lagi melakukan impor beras. Ini juga mendukung visi Presiden untuk memperkuat kemandirian bangsa melalui swasembada pangan,” kata Alif.
Wabup Alif juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani. Salah satunya adalah program Serap Gabah Petani (SERGAB) yang dijalankan bersama Perum BULOG, yang telah berhasil menyerap gabah petani sebanyak 860.264 ton.
Selain itu, harga pembelian gabah pemerintah juga mengalami kenaikan menjadi Rp6.500 per kilogram, dari sebelumnya Rp5.500, yang dirasa sangat membantu petani dalam menjaga kestabilan harga di tingkat petani.
“Langkah ini mendukung Nawakarsa Agropolitan Gresik, yang bertujuan mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam sambutan secara daring, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian pangan bagi kelangsungan negara. Menurut Prabowo, petani adalah pahlawan sejati negara yang berperan vital dalam ketahanan pangan. Ia juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk mendirikan 80.000 koperasi desa yang akan berfungsi sebagai jaringan distribusi nasional untuk kebutuhan pokok masyarakat.
“Koperasi-koperasi ini akan dilengkapi dengan gudang, cold storage, dan akses kredit untuk truk distribusi, yang memungkinkan hasil pertanian langsung terdistribusi ke pasar tanpa melalui tengkulak,” terang Prabowo.
Prabowo menutup pidatonya dengan penuh optimisme, meyakini bahwa swasembada pangan bukan hanya sebuah harapan, melainkan akan segera terwujud dalam waktu dekat.
“Insya Allah, kita akan capai swasembada pangan, dan hasilnya akan kita nikmati bersama,” pungkasnya. (ind)
Baca juga: Akhir September Realisasi Pendapatan BPPKAD Gresik Capai 72 Persen dari Target
Editor : indri fitria