JATIMPEDIA, Malang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang memproyeksikan sektor keuangan tetap tumbuh positif di 2025. Kredit perbankan diperkirakan meningkat 9-11 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) diproyeksikan tumbuh 6-8 persen.
Kepala OJK Malang, Biger Maghribi, menyatakan optimisme ini didasarkan pada stabilitas ekonomi nasional dan kebijakan strategis yang telah disiapkan.
Baca juga: LPS Jamin 99,99 Persen Simpanan Nasabah Banyuwangi
“Kami melihat tren positif ini akan berlanjut dengan dukungan sektor riil yang semakin membaik,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).
Di pasar modal, penghimpunan dana ditargetkan mencapai Rp220 triliun, sementara piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan diprediksi naik 8-10 persen. Industri asuransi dan dana pensiun pun diproyeksikan tumbuh masing-masing 6-8 persen dan 9-11 persen.
Baca juga: Disparbud Malang Beri Dua Desa Wisata Perkuat Pengelolaan Pariwisata
Bigger menambahkan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah perlambatan penjualan kendaraan bermotor yang dapat berdampak pada sektor pembiayaan.
“Namun, kami yakin dengan diversifikasi produk dan peningkatan layanan, sektor ini tetap bisa tumbuh,” kata dia.
Baca juga: Gempa di Jatim Cukup Intens, BMKG Ungkap Penyebabnya
OJK Malang akan terus bersinergi dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk memastikan stabilitas sektor keuangan.
“Kolaborasi ini penting agar manfaat sektor jasa keuangan semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. (sat)
Editor : Rizky