Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Apresiasi Penurunan BPIH 2025 dan Dorong Peningkatan Pelayanan Haji

Reporter : indri fitria

JATIMPEDIA, Surabaya - Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menyambut baik keputusan pemerintah yang menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 sebesar Rp4 juta dibandingkan tahun sebelumnya. BPIH 2024 yang sebesar Rp93,4 juta kini turun menjadi Rp89,4 juta pada 2025, dengan asumsi kurs 1 Dollar AS setara Rp16 ribu.

Hikmah mengapresiasi penurunan biaya haji ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban calon jemaah haji. Namun, dia menegaskan bahwa penurunan biaya haji tidak boleh diikuti dengan penurunan kualitas pelayanan. "Alhamdulillah ada penurunan biaya haji, namun pelayanannya jangan ikut turun, tapi harus ada peningkatan," ujar Hikmah saat dikonfirmasi, Rabu (8/1/2025).

Baca juga: Khofifah Cetuskan 10 Program Quick-Win untuk Tiga Bulan Pertama Kerja

Politisi dari fraksi PKB ini juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan haji, terutama dalam hal ketersediaan petugas yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas serta dedikasi tinggi. Petugas haji, menurut Hikmah, harus mampu memberikan pelayanan maksimal, terutama bagi jemaah perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas, agar ibadah haji mereka berjalan dengan baik dari segi keamanan maupun pelaksanaannya.

Baca juga: Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan Nomenklatur Dua BUMD Jatim, Pj. Gubernur Adhy Optimistis Berdampak Kenaikan PAD

Selain itu, Hikmah juga mengingatkan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana haji, terutama dalam hal fasilitas kesehatan. "Ketersediaan klinik di Makkah dan Madinah serta tenaga medis yang siap memberikan pelayanan sangat penting, mengingat mayoritas jamaah haji kita adalah lansia yang rentan terhadap masalah kesehatan," tambahnya.

Baca juga: Dua BUMD Jatim Berubah Jadi Perseroda

Menurut Hikmah, pelayanan medis yang optimal sangat vital untuk mendukung kelancaran ibadah haji, mengingat tantangan yang dihadapi para jemaah yang mayoritas berusia lanjut.(eka)

Editor : indri fitria

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru