Pemkab Sidoarjo dorong Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen pada 2025

Reporter : Eka Sapto

JATIMPEDIA, Sidoarjo - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sidoarjo Isa Anshori meminta seluruh elemen yang bergerak pada sektor kesehatan untuk berperan aktif menjaga kesehatan bangsa demi mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar tujuh persen pada 2025.

“Kita wajib memanfaatkan bonus demografi yang harus kita jaga kesehatannya, ini sebagai katalis untuk kebangkitan ekonomi Indonesia sehingga pertumbuhan ekonomi pada 2025 dapat tumbuh di angka 6-7 persen,” ujar Isa dalam keterangannya di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Batasi Penggunaan Sound Horeg Selama Perayaan HUT RI

Dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional yang diadakan di Sidoarjo, Isa menyampaikan pihaknya akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen di sektor kesehatan untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat sesuai arahan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin.

Isa menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai Indonesia saat ini berhasil masuk ke dalam kategori upper-middle income country atau negara dengan pendapatan masyarakat menengah ke atas, yang mana merupakan bukti bahwa kesehatan di Indonesia berjalan dengan baik untuk mendorong perekonomian negara pascapandemi COVID-19.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Daftarkan 42 Ribu Pekerja Rentan dalam Kepesertaan BPJS Kesehatan

Isa menambahkan, terdapat tiga program Kementerian Kesehatan yang menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo, demi mendorong kesehatan masyarakat dan juga mengawal pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketiga program tersebut merupakan pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan kasus Tuberkulosis serta pembangunan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit yang lengkap dan berkualitas di daerah terpencil.

Baca juga: Triwulan II-2026, Simpanan Bank di Jatim Tumbuh 4,64 Persen YoY

"Menkes berpesan supaya sektor kesehatan terus berperan aktif dalam tiga program pemerintah, untuk Sidoarjo, terus mengawal kesehatan masyarakat guna mencapai target Indonesia Emas 2045," ujar Isa. (ind)

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru