JATIMPEDIA, Jakarta - Selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 521 infrastruktur transportasi terbangun. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut, ini menjadi periode signifikan transformasi transportasi di Indonesia.
Hal ini disampaikan Sekjen Kemenhub Novie Riyanto dalam paparan capaian kinerja sektor transportasi selama 10 tahun pemerintahan Presiden Jokowi, di Kantor Kemenhub. Adapun konektivitas yang berdampak terhadap PDB transportasi dan pergudangan sebesar 63,50 persen.
Baca juga: Kemenhub Siap Operasikan 107 Trayek Kapal Perintis, Perkuat Konektivitas
"Kami ingin menyampaikan 10 tahun terakhir merupakan periode transformasi yang signifikan bagi sektor transportasi di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan konektivitas, mobilitas dan aksesibilitas masyarakat," kata Riyanto.
Ia menyebut, infrastruktur sektor transportasi darat yang sudah dibangun total sebanyak 157. Rinciannya pembangunan 6 terminal tipe A, 53 rehabilitasi terminal tipe A, pembangunan 44 pelabuhan penyeberangan, rehabilitasi 54 pelabuhan penyeberangan.
Baca juga: Kemenhub : Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet Perdana di 17 Agustus
Kemudian, infrastruktur sektor udara, telah dibangun 27 bandar udara baru, 64 rehabilitasi udara dengan total 91. Lalu, infrastruktur sektor transportasi laut dilakukan pembangunan 28 pelabuhan baru, 165 pelabuhan direhabilitasi, sehingga totalnya 193.
"Pada sektor transportasi perkeretaapian, pembangunan jalur KA sebanyak 55, rehabilitasi dan peremajaan pelabuhan sebanyak 25. Total ada 80 yang dilakukan pembangunan maupun rehabilitasi," ujarnya.(raf)
Baca juga: Pelabuhan Celukan Bawang Bali Ditargetkan Urai Kepadatan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Editor : Ferdian