PU Bina Marga Jatim Fokus Pemeliharaan dan Perawatan Jalan Provinsi

jatimpedia.id

JATIMPEDIA, Surabaya Dinas PU Bina Marga Jatim mengatakan tahun ini pihaknya lebih fokus terhadap pemeliharaan jalan provinsi.

Namun demikian ada pembangunan di sejumlah titik yang sebagian menggunakan sebagian Dana Alokasi Khusus (DAK).

Obat untuk pria. Hanya beberpa tetes akan meningkatkan energi anda hingga 100x lebih kuat!

Baca juga: Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar, Berhasil Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun

"Untuk jalan rusak kita menyediakan layanan khusus pengaduan. Ada yang melalui aplikasi ada juga yang langsung melalui WhatsApp," ujar Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur Hadi Pramoedjo, Minggu (25/8).

Hadi mengatakan pihaknya tidak akan menolak jika ada pengaduan jalan rusak meskipun itu wilayah pusat maupun kabupaten/kota.

"Nantinya pengaduan tersebut akan kita teruskan kepada yang berwenang, misalnya kabupaten/kota," katanya.

Menurutnya untuk pemeliharaan untuk jalan bergelombang maupun berlubang merata di seluruh Jawa Timur.

Baca juga: Hore Naik Transjatim Cuma Bayar Rp 81 Periode 11-17 Agustus 2026

Hadi mengatakan hal ini disebabkan oleh faktor usia jalan terkait.

"Pemeliharaan ini lebih prioritas dibandingkan pembuatan jalan baru. Tujuannya untuk kemantapan jalan agar masyarakat merasa nyaman," terangnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur Edy Tambeng Widjaja mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk pemeliharaan jalan provinsi. Diketahui total panjang jalan provinsi yang mencapai 1.421 kilometer.

Baca juga: Deninta dan Akhdan Dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026

"Anggaran Rp103 miliar dalam PAPBD 2024 tersebut hanya untuk pemeliharaan rutin. Kalau untuk peningkatan jalan tentu sangat sulit. Karena hanya satu tempat saja yang bagus nanti jalannya. Jalan di Jawa Timur 70 persen sudah melewati umur. Ibarat baju sudah memet, jadi ya harus tambal sana sini. Jadi anggaran ini untuk pemeliharaan sana sini sehingga jangan sampai berlubang," pungkasnya.(ind)

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru