Nilai Tukar Petani Jatim Pada April 2024 Sebesar 107,58 Persen

Reporter : Eka Sapto

JATIMPEDIA, Surabaya - Nilai Tukar Petani (NTP) di Jawa Timur pada bulan April 2024 tercatat sebesar 107,58 atau turun sebesar 5,81 persen dibandingkan bulan Maret 2024.

Mengutip laman Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim), Senin (6/5/2024), Kepala BPS Jatim, Zulkipli menerangkan penurunan ini dipicu oleh penurunan subsektor tanaman pangan sebesar 11,02 persen, subsektor peternakan turun sebesar 0,36 persen dan subsektor perikanan turun sebesar 0,29 persen.

Baca juga: BPS : Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen di Triwulan II-2026

Sementara itu subsektor yang mengalami kenaikan adalah subsektor hortikultura yang naik sebesar 4,46 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 0,21 persen .

BPS Jatim juga mencatat, di tingkat petani harga gabah dengan kualitas Gabah Kering Panen (GKP) pada bulan April 2024 turun sebesar 19,05 persen dibanding Maret 2024.

Baca juga: Juli 2026 Alami Inflasi Tahunan Melandai ke 2,88 Persen

"Demikian juga dengan harga gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) juga mengalami penurunan sebesar 20,01 persen," ujarnya.

Di tingkat penggilingan, harga beras untuk semua kualitas pada bulan April 2024 mengalami penurunan dibanding Maret 2024.

Baca juga: Hingga Juni 2026, 7,4 Juta Wisman Kunjungi Destinasi di Indonesia

Beras kualitas premium turun sebesar 6,98 persen, medium turun 10,48 persen, dan luar kualitas atau kualitas rendah turun sebesar 9,91 persen.

"Rata-rata harga produsen gabah di tingkat petani Provinsi Jawa Timur turun 19,20 persen. Sementara itu, rata-rata harga beras di penggilingan Provinsi Jawa Timur turun 9,24 persen," terangnya. (eka)

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru