KKP Bantu 15 Ton Ikan Untuk Tiga Pondok Pesantren

Reporter : Eka Sapto

JATIMPEDI, Surabaya - Sebanyak 15 ton ikan dan 3000 ikan kaleng dibagikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tiga pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pembagian ikan ke sejumlah pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah, bertujuan untuk meningkatkan minat makan ikan dan asupan protein bagi para pelajar atau santri.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Senin (1/4/2024)  mengatakan, ikan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap oleh tubuh sehingga pertumbuhan menjadi lebih optimal, ikan memiliki omega 3 yang tinggi, rasa lebih enak, lebih mudah didapat serta lebih terjangkau harganya.

Baca juga: KNMP Lateng Banyuwangi Jadi Etalase Ekonomi Biru Indonesia di Hadapan Delegasi ASEAN

“Kegiatan pemberian bantuan ikan dalam rangka peningkatan asupan protein bagi para santri dan meningkatkan minat santri maupun masyarakat untuk semakin suka makan ikan, semakin sehat, kuat, dan cerdas," katanya.

Dijelaskannya, anak-anak harus mulai dibiasakan makan ikan untuk memujudkan generasi emas pada masa mendatang. Dia berharap dengan adanya peningkatan konsumsi ikan sejak kecil, tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang kurang gizi dan menderita stunting.

Baca juga: Arumi Bachsin Sosialisasikan Gemarikan di SDN Randutatah Probolinggo, Dorong Generasi Sehat Bebas Stunting

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo menegaskan, aktivitas belajar santri perlu didukung dengan asupan protein ikan. Sebab, kata dia, ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia di berbagai daerah.

“Selain memperkuat keberpihakan KKP terhadap asupan protein anak didik, konsumsi ikan juga berarti mendukung para nelayan, pembudidaya, pengolah dan para pelaku usaha perikanan,” tegasnya.

Baca juga: Hingga Maret 2026, KKP Catat Ekspor Perikanan RI Capai Rp16,7 Triliun

Budi berharap para santri turut bangga mengonsumsi ikan. “Semoga dengan pembagian ikan ini, para santri semakin bangga dan turut menjadi agen Gemarikan," tutupnya. (cin)

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru