Bappenas Tinjau TPS, Bahas Penguatan Konektivitas Logistik Nasional

Reporter : Taufiq
Kunjungan Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

JATIMPEDIA,  Surabaya – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 menerima kunjungan Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Senin (26/10).

Kunjungan ini merupakan bagian dari penajaman pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dan penyusunan RKP Tahun 2028 di Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: IPCC Catat Kenaikan Trafik Kargo 19,57% Hingga Kuartal III-2026

Rombongan yang dipimpin Direktur Sinergi dan Tata Kelola Perencanaan Pembangunan Bappenas, Heriyadi, disambut Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, bersama Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan operasional terminal dan diskusi mengenai pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak serta penguatan konektivitas logistik nasional.

Heriyadi menyampaikan bahwa peninjauan lapangan penting untuk memastikan perencanaan pembangunan selaras dengan kebutuhan dan kondisi aktual.

“Melalui kegiatan peninjauan ini, kami ingin memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan dan potensi pengembangan pelabuhan sebagai salah satu masukan dalam proses perencanaan pembangunan ke depan,” ujar Heriyadi.

Sementara itu, Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan komitmen Pelindo dalam meningkatkan kapasitas, efisiensi operasional, dan integrasi konektivitas logistik.

Baca juga: Kemenko Infrastruktur Kunjungi TPS, Tinjau Penguatan Konektivitas dan Integrasi Multimoda di Pelabuhan Tanjung Perak

“Pelabuhan Tanjung Perak memiliki peran strategis sebagai gerbang logistik utama di kawasan timur Indonesia. Kami berharap rencana pengembangan pelabuhan dapat terus diselaraskan dengan prioritas pembangunan pemerintah,” ujar Purwanto, yang akrab disapa Ipung.

Dalam diskusi tersebut, Bappenas dan Pelindo membahas pengembangan jaringan pelabuhan terpadu, peningkatan fasilitas kepelabuhanan, serta integrasi transportasi laut dan multimoda untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya logistik nasional.

Pelindo menjelaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak mengacu pada Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), Rencana Induk Pelabuhan Tanjung Perak dan Gresik, serta dokumen tata ruang wilayah. Pengembangan difokuskan pada peningkatan kapasitas, digitalisasi layanan, standardisasi operasional, dan penguatan konektivitas antarpelabuhan serta wilayah hinterland.

Baca juga: TPS Raih Skor 4,75 dalam Survei GCG, Catat 100 Persen Bebas Pungli dan Gratifikasi

TPS turut memaparkan upaya peningkatan layanan peti kemas melalui modernisasi peralatan, peningkatan produktivitas terminal, dan penguatan konektivitas dengan kawasan industri serta pusat logistik.

Bappenas mengapresiasi transformasi dan integrasi yang dilakukan Pelindo Group dalam mendukung sistem logistik nasional yang lebih efisien dan kompetitif. Hasil kunjungan dan diskusi tersebut diharapkan menjadi masukan dalam penajaman RKP Tahun 2027 dan penyusunan RKP Tahun 2028, khususnya terkait pengembangan konektivitas nasional dan jaringan pelabuhan terpadu.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru