JATIMPEDIA, Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) terus mengembangkan layanan wealth management dengan mengedepankan inovasi digital, pendampingan personal, dan akses investasi yang lebih inklusif. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan sesuai tujuan finansial masing-masing.
Penguatan layanan tersebut sejalan dengan pertumbuhan bisnis wealth management OCBC. Hingga Juni 2026, total Asset Under Management (AUM) tercatat tumbuh 13% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi sekitar Rp374 triliun.
Baca juga: Hingga Oktober Pemerintah Telah Salurkan Rp 53 Triliun Kredit untuk 2,1 Debitur
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, mengatakan layanan wealth management tidak hanya berfokus pada penyediaan produk investasi, tetapi juga pemahaman menyeluruh terhadap kebutuhan, aspirasi, profil risiko, dan tujuan keuangan nasabah.
Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk membantu nasabah mengambil keputusan finansial yang tepat serta membangun kekayaan secara berkelanjutan.
Dalam pengembangannya, OCBC mengandalkan tiga pilar utama, yakni digitalisasi, layanan personal, dan inklusivitas. Melalui aplikasi OCBC Mobile, nasabah dapat mengakses berbagai produk, mulai dari reksa dana, obligasi, bancassurance, hingga tabungan emas.
Baca juga: OJK Catat Literasi Keuangan Syariah Capai 43,7 Persen
Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur Wealth Discovery untuk membantu nasabah mengenali profil risiko, memahami kondisi keuangan, serta menentukan strategi alokasi aset yang sesuai dengan tujuan finansial. Selain itu, fitur For Your Investment (FYI) membantu nasabah memilih instrumen investasi secara mandiri berdasarkan profil risiko dan aspirasi keuangan.
OCBC turut memperkuat layanan melalui fitur Wealth Report dan Wealth Insight untuk memberikan informasi serta perspektif tambahan dalam pengambilan keputusan investasi. Meski mengandalkan teknologi, perseroan tetap mempertahankan pendampingan tenaga profesional agar nasabah memperoleh solusi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Dari sisi inklusivitas, layanan wealth management OCBC mencakup berbagai segmen, mulai dari nasabah Nyala, Premier, hingga Private Banking. Pendekatan ini memungkinkan penyediaan solusi berdasarkan karakteristik, profil risiko, dan tujuan finansial masing-masing nasabah.
Baca juga: OJK Sanksi Tiga Emiten, Satu Di Antaranjya Didenda Rp 1,5 Triliun
Kepercayaan terhadap layanan tersebut juga tercermin dari sejumlah penghargaan yang diraih OCBC pada 2026, antara lain Best Wealth Management Bank (Affluent Banking) in Indonesia dari The Asian Banker, Indonesia’s Best for Succession Planning dari Euromoney Private Banking Award, serta Best Private Bank Indonesia dari Global Banking and Finance Review Awards.
Ke depan, OCBC berkomitmen memperluas kapabilitas wealth management melalui inovasi digital, penguatan layanan konsultasi personal, dan perluasan akses terhadap solusi keuangan. Upaya ini diharapkan dapat membantu semakin banyak nasabah mengelola serta mengembangkan kekayaan sesuai kebutuhan dan tujuan jangka panjang mereka.
Editor : Rizky