JATIMPEDIA, Tulungagung -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memperbaiki fasilitas ruang kelas SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, yang ambruk diduga akibat pelapukan dan getaran lalu lintas truk pengangkut material bangunan KDMP, dengan dukungan dana APBN Rp1,4 miliar.
Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Tulungagung Dwi Teguh Prasetya mengatakan pekerjaan perbaikan saat ini berlangsung dan mencakup ruang kelas yang ambruk, ruang kelas lainnya, serta ruang guru.
Baca juga: PAD Pariwisata Tulungagung Nyaris Rp2 Miliar, Kini Terancam Hilang
“SDN 1 Babadan saat ini masih proses pembangunan dengan total anggaran senilai Rp1,4 miliar yang bersumber dari APBN,” kata Dwi Teguh Prasetya, di Tulungagung, Kamis (17/9/2026).
Perbaikan tersebut dilakukan untuk mengembalikan kelayakan fasilitas sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.
Baca juga: Elevasi Waduk Wonorejo Turun, PJT I Pastikan Masih Normal
Selama pembangunan berlangsung, siswa dialihkan untuk belajar di perpustakaan dan musala. Sekolah tidak mengajukan bantuan tenda kepada BPBD Tulungagung sebagai ruang belajar sementara.
Sementara itu, perbaikan fasilitas SDN 3 Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, yang juga mengalami kerusakan, direncanakan diusulkan dalam APBD 2027.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Segera Lakukan Percepatan Penanganan Bendungan Pacar
Dwi mengatakan Dinas Pendidikan masih membahas kebutuhan anggaran untuk perbaikan sekolah tersebut. Sebagian siswa SDN 3 Wonorejo saat ini mengikuti pembelajaran menggunakan tenda darurat bantuan BPBD Tulungagung.
“Perbaikan SDN 3 Wonorejo masih akan kami usulkan pada APBD 2027, terkait usulan anggarannya masih kami bahas,” ujarnya.
Editor : Rofiq