Festival Ronthek Pacitan 2026 Suguhkan Budaya Otentik

Reporter : Arif
Festival Ronthek Pacitan (FRP) telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) sejak tahun 2023

JATIMPEDIA, Pacitan - Festival Ronthek Pacitan (FRP) telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) sejak tahun 2023. Perpaduan musik bambu dan tari-tarian, bukan sekadar tontonan, namun juga menjadi pengalaman budaya yang unik.

Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno yang juga hadir dalam FRP 2026 meyakini, event ini merupakan event berkualitas. Menurutnya, FRP tidak hanya menjadi magnet bagi wisatawan, namun juga menjadi pembangunan pariwisata.

Baca juga: Puncak JFC 2026, Para Putri Indonesia Tampil Memukau di Hadapan Masyarakat

“Hotel terisi, restoran, transportasi bergerak. UMKM memperoleh manfaat, ekonomi kreatif semakin dikenal, dan masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata,” ujar Raden dalam pembukaan FRP 2026, kemarin.

Baca juga: Festival Rontek Pacitan Digelar dengan Konsep Panggung Berjalan

“Inilah esensi dari event berkualitas, yaitu menjadikan event sebagai penggerak ekonomi lokal,” tegasnya.

Raden juga mengatakan, Kementerian Pariwisata terus mendorong peningkatan kualitas event ini melalui kurasi, promosi, dan kolaborasi. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga akan mengembangkan pengalaman wisata di Pacitan, agar setiap event dapat memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat.

Baca juga: Masuk KEN 2026, KEN 2026, Pemkab Lumajang Perluas Promosi Wisata Berbasis Budaya

Lebih lanjut, Raden meyakini, melalui kekuatan budaya yang otentik dan dukungan masyarakat, Festival Ronthek Pacitan akan terus berkembang menjadi Signature Cultural Event Indonesia yang dikenal secara nasional. Menurutnya, event yang sukses bukan hanya tentang ramai pengunjung. Namun event yang mampu meningkatkan lapangan pekerjaan dan minat belanja wisatawan.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru