Pelindo Harmonisasikan Perikanan dan Pengembangan Marina di Kawasan BMTH

Reporter : Taufiq
Kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Kota Denpasar, Bali

JATIMPEDIA, Bali - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengharmonisasikan aktivitas perikanan dan pengembangan marina internasional di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Kota Denpasar, Bali, guna mendukung tata kelola pelabuhan lebih aman.

"Dengan pengaturan ruang dan alur pelayaran yang baik, aktivitas perikanan tetap dapat berjalan, sementara pengembangan marina internasional juga dapat berlangsung secara harmonis," kata Direktur Pengembangan Usaha Pelindo Prasetyo di Denpasar, Bali, Selasa.

Baca juga: Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026

Menurut dia, harmonisasi itu akan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kelancaran operasional.

Adapun penataan kapal perikanan secara bertahap menjadi salah satu fokus pengembangan BMTH, seiring rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan Pengambengan (PPN), Kabupaten Jembrana, Bali, bagian barat, yang menjadi rencana lokasi relokasi aktivitas perikanan masa depan.

Ia menjelaskan area pengembangan I BMTH direncanakan menjadi marina district yang mampu menampung hingga 180 kapal wisata (yacht) dengan panjang maksimum mencapai 90 meter.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla Kepung Sampit, Pelindo Bagikan Masker untuk Pekerja dan Warga

Kawasan pengembangan I seluas 24,77 hektare itu akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain area hiburan, kawasan gaya hidup serta ruang publik yang terintegrasi sebagai destinasi pariwisata maritim bertaraf internasional.

Selain arena pengembangan I, ada juga pengembangan II seluas 45 hektare yang rencananya untuk zona energi, kargo, logistik dan Taman Segara Kerthi.

Sementara itu, sepanjang 2025, tercatat ada 65 kapal pesiar internasional bersandar di Pelabuhan Benoa atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Juli 2026 Naik 11,79 Persen, Ekspor Melonjak 20,54 Persen

Ia mencatat jumlah wisatawan internasional yang datang melalui kapal pesiar di Pelabuhan Benoa mencapai sekitar 146 ribu orang atau tumbuh 36 persen secara tahunan.

Prasetyo menambahkan pengembangan BMTH diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Bali, memperkuat daya saing pariwisata maritim Indonesia, sekaligus menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai salah satu destinasi marina dan kapal pesiar terkemuka di kawasan Asia Pasifik.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru