Fasilitasi Akses Perizinan, Pemkab Permudah Izin Ratusan Ponpes di Gresik

jatimpedia.id

Gresik, JP - Ratusan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Gresik bakal mudah mengakses perizinan. Ini terjadi setelah Pemerintah Kabupaten Gresik, mensosialisasikan perizinan bagi pondok pesantren.

Di hadapan pengurus ponpes dan Ketua PCNU  KH. Mulyadi, Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU Gresik Ahmad Mufidsalam, Bupati Gresik mengatakan,  sosialisasi perijinan bagi Ponpes hari ini merupakan bentuk sinergitas dari RMI bersama pemerintah Kabupaten Gresik dalam hal ini Sekretaris Daerah bersama DMPTSP dengan melibatkan unsur Kemenag dan BPN.

Baca juga: Kolaborasi Pemkab Gresik dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove

"Kami melihat ada sesuatu yang kita sinergikan terkait perijinan dan kelengkapan legalitas Ponpes. Yang pasti, sosialisasi hari ini merupakan tahap awal, dimana selanjutnya akan terus kita lakukan koordinasi sehingga nanti di Bulan Oktober bisa rampung bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional," ujar Bupati Yani

Terkait dengan program ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Akhmad Washil Miftahul Rachman menjelaskan bahwa program invoasi terkait perijinan ponpes ini di Indonesia baru pertama dilakukan di Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut, Sekda menambahkan bahwa dengan program ini diharapkan bisa membereskan permasalahan terkait legalitas tanah, terkait kualitas bangunan dan perijinan terkait bangunannya. Dengan selesainya permasalahan perijinan tersebut, diharapkan bisa membawa dampak yang positif terhadap perkembangan Ponpes agar bisa lebih baik lagi dari yang sudah ada saat ini.

Baca juga: Mentan Amran Dorong Akses Alsintan bagi Buruh Tani, Gresik Dapat Dukungan Traktor dan Irigasi

Bagaikan gayung bersambut, Kepala BPN Gresik Asep Heri dalam sambutannya via daring juga menyatakan dukungan penuh terhadap program perijinan Ponpes ini.

"Saya akan mendukung total dan membantu demi kesuksesan pengurusan sertifikat tanah khususnya Ponpes yang umumnya berupa tanah-tanah Wakaf. Kita sudah menyiapkan 120 petugas ukur dan 60 unit peralatan canggih untuk mendukung program ini," tegas Asep Heri.

Kegiatan hari ini juga diisi dengan dua narasumber terkait perijinan Ponpes, diantaranya adalah wayan kurniawan selaku Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kemenag Gresik, dan Fauzi Budi selaku Kabid Pelayanan Perizinan Usaha dan Perizinan Komersial atau Operasional dari DPMPTSP Gresik.

Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari

Tidak hanya itu, para pengasuh Ponpes yang hadir juga berkesempatan untuk dipandu dalam pembuatan secara langsung Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Ponpesnya.

"Tujuannya adalah setelah dari kegiatan hari ini, pulang sudah bisa membawa NIB," ujar Reza Pahlevi. (puji)

Editor : Aries W

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru