JATIMPEDIA, Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyiapkan dukungan logistik untuk mengantisipasi potensi dampak musim kemarau tahun ini. Salah satu langkah yang disiapkan yakni penyediaan tandon air yang akan ditempatkan di wilayah terdampak apabila terjadi kekurangan pasokan air bersih.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan tandon air akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di desa-desa yang mengalami dampak kekeringan dan krisis air bersih.
Baca juga: Hingga Agustus, Aktivasi IKD Warga Kota Madiun Capai 37,48 Persen
“Untuk persiapan logistik, Alhamdulillah kami masih memiliki tandon. Kami nanti akan menyuplai tandon air apabila nanti ada desa yang sangat berdampak. ,” ujarnya.
Menurut Boby, BPBD Kabupaten Madiun saat ini masih memiliki delapan unit tandon air bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur yang siap digunakan saat diperlukan.
Baca juga: Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih
“Tandon kita dengan kapasitas 2.000 liter ini masih ada delapan, itu bantuan dari BPBD Provinsi,” katanya.
Boby menambahkan, sebagian tandon air sebelumnya telah dihibahkan kepada desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah yang berpotensi terdampak saat musim kemarau.
Baca juga: Sering Terjadi Kemacetan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Lorong Jalan Kartini
Kesiapan logistik air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Kabupaten Madiun dalam mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi apabila terjadi kekeringan.
Editor : Arif