Dinas Peternakan Bojonegoro Mulai Lakukan Pemeriksaan Ternak Kurban

Reporter : Rofiq
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah guna mencegah penyebaran penyakit.

JATIMPEDIA, Bojonegoro - Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro mulai bergerak cepat. Mereka melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah guna mencegah penyebaran penyakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Disnakan Bojonegoro, Lutfi Nurrahman.

Baca juga: Warga Bondol Dapat Guyuran 8.000 Liter Air Bersih dari Polres Bojonegoro


Menurutnya, langkah ini dilakukan melalui kegiatan surveilans. Petugas diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi hewan tetap sehat.


“Menjelang Idul Adha kami melaksanakan surveilans hewan kurban, supaya bisa terdeteksi lebih awal apabila ada yang terserang penyakit,” ujarnya. Senin (4/5/2026).


Dalam pelaksanaannya, Disnakan melibatkan Petugas Teknik Peternakan (PTP) serta inseminator di tiap kecamatan. Mereka memantau kondisi fisik hewan sekaligus memberikan edukasi kepada peternak.


Cuaca panas menjadi salah satu faktor yang diwaspadai. Kondisi suhu tinggi dapat menyebabkan stres pada hewan ternak. Bahkan, jika hewan yang kepanasan langsung dimandikan, hal itu berisiko memicu kematian mendadak.

Baca juga: BPH Migas Sosialisasikan Pemanfaatan Jargas Untuk Pelabggan Rumah Tangga di Bojonegoro


Karena itu, peternak diminta lebih memperhatikan kondisi ternaknya, terutama memastikan ketersediaan air minum agar hewan tidak mengalami dehidrasi.


Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus baru Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Disnakan Bojonegoro tetap siaga. Sebanyak 35 ribu dosis vaksin telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit pada 2026.


Di sisi lain, ketersediaan hewan kurban di Bojonegoro dipastikan mencukupi, bahkan melimpah. Total terdapat 60.349 ekor hewan yang terdiri dari 15.504 sapi, 20.211 kambing, dan 24.634 domba.

Baca juga: EMCL dan PIB Bojonegoro Dorong UMKM Lamongan Naik Kelas


Sementara kebutuhan hewan kurban tahun 2026 diperkirakan hanya sekitar 3.500 sapi, 8.500 kambing, dan 9.500 domba.


“Stok hewan kurban di Bojonegoro aman dan lebih dari cukup untuk Idul Adha,” pungkasnya.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru