Plt Bupati Lisdyarita Minta PMI Ponorogo Bisa Menguasai Bahasa Asing

Reporter : Arif
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita bersama Pekerja Migran Indonesia

JATIMPEDIA, Ponorogo - Ponorogo menjadi salah satu kantong pekerja migran Indonesia (PMI) terbanyak di Jawa Timur. Setiap tahunnya, ada sekitar 3 ribuan warga Bumi Reog bekerja di berbagai negara tujuan.

Data di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, Hong Kong dan Taiwan menjadi negara tujuan terbanyak yang dipilih PMI asal Ponorogo.

Baca juga: Bupati Lisdyarita Luncurkan Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo

Suyani, salah satu calon PMI mengatakan, ia memilih Hong Kong, karena gaji yang ditawarkan cukup besar. Tahun ini, merupakan tahun ke dua keberangkatannya di negara berjulukan Pencakar Langit itu.

"Ke Hong Kong karena gajinya tinggi. Selain itu dapat libur," katanya, kemarin.

Baca juga: Perbaiki Jembatan Plapar Ponorogo, Pemprov Jatim Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar

Sementara itu Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita berpesan agar calon PMI mengusai bahasa sebelum berangkat ke negara tujuan. Hal itu penting, agar mereka tidak tersesat sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bunda berpesan untuk berhati-hati karena bekerja di luar negeri itu kan di negaranya orang dengan kebijakan yang berbeda-beda. Saya pesan bagi lembaga penyalur untuk memberi pelatihan semaksimal mungkin. Apalagi dalam segi bahasa, memang terlihat sepele tapi kalau dia tidak menguasai bahasa itu berbahaya," pesannya.

Baca juga: Bupati Yani Raih Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif, Paparkan Model Perlindungan Anak PMI di Forum Nasional

Bunda Rita- sapaan akrabnya mendorong semua calon PMI Ponorogo mengurus keberangkatannya ke luar negeri melalui jalur legal atau resmi. Dengan begitu, mereka mendapatkan jaminan dan perlindungan dari pemerintah.

"Semuanya ya harus legal kalau mau berangkat ke luar negeri sehingga mereka lebih terlindungi. Pada intinya pemkab siaga," tegasnya.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru