BHS Minta KAI Tingkatkan Kapasitas Angkutan Logistik

Reporter : Ferdian
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS)

JATIMPEDIA, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk meningkatkan kapasitas angkutan logistik demi menaikkan pertumbuhan ekonomi.

Dia menilai saat ini kapasitas angkutan logistik jalur perkeretaapian masih sebesar 200 ribu TEUs (Twenty foot Equivalent Unit atau satuan setara kontainer). Sedangkan, kata dia, pemerintahan sebelumnya sudah menargetkan agar kapasitas angkutan logistik perkeretaapian bisa mencapai 1 juta TEUs.

Baca juga: KAI Logistik Layani Lebih dari 90 Ribu Hewan Peliharaan di Semester I

"Nah ini yang perlu didesak lagi supaya angkutan logistik ini bisa diangkut dengan menggunakan rangkaian kereta api ini," kata Bambang saat kunjungan kerja ke Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis malam.

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat menjadi 8 persen. Dengan begitu, menurut dia, angkutan logistik harus diperkuat untuk menunjang aktivitas sektor industri.

Selain itu, dia menilai bahwa peningkatan kapasitas angkutan logistik dengan kereta api juga akan mengurangi aktivitas angkutan logistik di jalan raya. Artinya, kata dia, masyarakat yang berkendara akan lebih terjamin keselamatannya jika truk-truk besar berkurang di jalan raya.

Baca juga: KA Sangkuriang Perkuat Konektivitas Dengan Kota Strategis

"Jalan raya ini bisa lebih selamat, bisa lebih nyaman, jalan raya ini bisa lebih tidak rusak dan sebagainya karena bisa menggunakan transportasi kereta api," kata dia.

Untuk itu, dia mengatakan PT KAI perlu menyediakan seluruh infrastruktur angkutan logistik di setiap stasiun, termasuk depo-depo untuk mengangkut kontainer. Selain itu, akses menuju seluruh stasiun juga perlu diperlebar demi menunjang mobilitas logistik.

"Karena itu masih tanahnya KAI semua sehingga kalau dilebarkan aksesnya, itu untuk logistik kita luar biasa," kata anggota DPR yang membidangi urusan perindustrian, pariwisata hingga ekonomi kreatif itu.

Baca juga: Januari-Juli 2026, KAI Angkut 3,44 Juta Ton Petikemas Tumbuh 20,28 Persen

Dengan peningkatan itu, dia mengharapkan aktivitas logistik untuk industri semakin lancar jika kapasitasnya memadai di sektor perkeretaapian.

"Itu akan terwujud kalau rangkaian keretanya bisa diusahakan semaksimal mungkin terealisasi memenuhi kebutuhan daripada industri yang ada di Indonesia," katanya.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru