Ekspor Indonesia Tumbuh Positif, Sektor Otomotif Ikut Dorong Kinerja Februari 2026

Reporter : Fitri Handayani

JATIMPEDIA, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada Februari 2026 tetap menunjukkan tren positif di tengah tekanan global. Nilai ekspor tercatat mencapai 22,17 miliar dolar AS, meningkat 1,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 21,94 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan ekspor dari sektor industri pengolahan. Menurutnya, sejumlah komoditas unggulan dari sektor ini menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor nasional.

Baca juga: Toyota Perkuat Layanan Purnajual Lewat T-CARE XTRA

Sektor industri pengolahan masih mendominasi kontribusi ekspor dengan nilai mencapai 18,55 miliar dolar AS. Sementara itu, sektor pertambangan dan lainnya menyumbang 2,15 miliar dolar AS, sedangkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sebesar 390 juta dolar AS.

Secara tahunan, ekspor industri pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 5,24 persen dibandingkan Februari 2025. Sebaliknya, sektor pertambangan dan sektor lainnya mengalami kontraksi sebesar 18,16 persen. Penurunan juga terjadi pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang turun hingga 31,45 persen.

Komoditas yang berperan dalam mendorong ekspor industri pengolahan antara lain nikel, crude palm oil (CPO), kendaraan bermotor roda empat atau lebih, produk kimia dasar organik berbasis hasil pertanian, serta semikonduktor dan komponen elektronik.

Baca juga: Pertamina Hadirkan Ekosistem Energi Terintegrasi di GIIAS

Di sisi lain, sektor otomotif menunjukkan performa ekspor yang cukup kuat. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat ekspor mobil dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) pada Februari 2026 mencapai 46.585 unit, meningkat 16,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan secara tahunan, angka tersebut melonjak 26,6 persen dari capaian Februari 2025 yang sebesar 36.789 unit. Toyota tercatat sebagai eksportir terbesar dengan 16.859 unit, disusul Daihatsu sebanyak 11.844 unit dan Mitsubishi Motors sebesar 8.710 unit. Sejumlah merek lain seperti Hyundai, Suzuki, dan Honda juga turut berkontribusi terhadap kinerja ekspor.

Selain CBU, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) juga mengalami peningkatan. Pada Februari 2026, ekspor CKD mencapai 7.898 unit, naik 30,8 persen dibandingkan Januari 2026. Secara tahunan, pertumbuhannya bahkan mencapai 79,6 persen dari 4.398 unit pada Februari 2025.

Baca juga: Toyota Dominasi 58% Ekspor Mobil RI, Avanza-Veloz Jadi Andalan

Kinerja positif juga terlihat pada ekspor komponen otomotif. Sepanjang Februari 2026, ekspor komponen mencapai 16,59 juta piece, tumbuh 33,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru