Bagian Program Penghematan BBM

Bupati Banyuwangi Ajak ASN Gunakan Sepeda Angin ke Kantor

Reporter : Arif
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, juga mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat menggunakan sepeda kayuh atau transportasi umum (ojek online/ojol) untuk penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) dampak dari ketidakpastian energi fosil akibat konflik di Timur Tengah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jumat, mengaku juga mengeluarkan kebijakan untuk penghematan BBM bagi ASN setempat, selain penerapan satu hari Work From Home (WFH) sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Baca juga: Pemkab Lumajang Lanjutkan WFH ASN Setiap Jumat, Hemat Anggaran Rp464 Juta per Bulan

"Efisiensi energi ini merupakan mitigasi yang harus dilakukan bersama dalam menghadapi ketidakpastian situasi gejolak geopolitik di Timur Tengah. Sebagai bagian dari pemerintah daerah saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi contoh dalam gerakan penghematan energi ini," katanya.

Ipuk menyampaikan beberapa kebijakan diantaranya mulai dari efisiensi penggunaan kendaraan dinas, ASN diimbau pula menggunakan transportasi umum atau ojol.

Bahkan dia juga mendorong ASN yang rumahnya dekat ke tempat kerja mulai beralih menggunakan sepeda kayuh menuju tempat kerja masing-masing. ASN juga bisa memanfaatkan angkutan umum dan ojol ke tempat kerja, seperti yang telah diterapkan Pemkab Banyuwangi tiap hari Jumat.

Imbauan ini, lanjut Ipuk, juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta semua daerah mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terburuk akibat dinamika yang terjadi di Timur Tengah.

Baca juga: Kabupaten Banyuwangi Diproyeksikan Ikuti Penilaian HAM Nasional

"Kebijakan ini sedang kami bahas detailnya untuk segera diterapkan bersama, selain bisa menghemat energi, gowes juga lebih menyehatkan bagi ASN," kata Ipuk.

Selain itu Ipuk juga meminta seluruh ASN mengoptimalkan kegiatan berbasis digital sebagai untuk mengurangi mobilitas.

"Selain lebih efektif dengan layanan digital, langkah ini juga membantu menghemat konsumsi BBM untuk kendaraan dinas," kata dia.

Baca juga: BPJS Kesehatan Meluncurkan Program NADI JKN di Banyuwangi

Ipuk menambahkan imbauan ini tidak untuk menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, melainkan sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas pasokan energi, termasuk BBM.

"Tentu kita berharap konflik di Timur Tengah segera mereda, sehingga tidak berdampak terhadap pasokan energi dunia," tutur Ipuk.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru