BGN Segel 9 SPPG di Gresik Karena Berikan Kelapa Utuh ke Siswa

Reporter : indri fitria
Pelajar di Gresik mendapat jatah MBG kelapa utuh dari salah satu SPPG yang berakibat penutupan dapur oleh BGN

JATIMPEDIA, Jakarta  - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik setelah ditemukan penyajian kelapa utuh dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (MBG). Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program yang bertujuan memastikan standar menu dan pelayanan gizi tetap terjaga. 

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyayangkan keputusan pengelola SPPG yang tetap memberikan kelapa utuh meskipun polemik serupa sebelumnya telah menjadi perhatian publik.

Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari

"Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati dalam menentukan menu yang diberikan kepada penerima manfaat," ujar Nanik di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Nanik menegaskan, alasan menu tersebut diberikan atas permintaan penerima manfaat tidak dapat dijadikan pembenaran. Menurutnya, setiap SPPG wajib mematuhi standar menu dan pedoman operasional yang telah ditetapkan dalam program MBG.

Baca juga: Wabup Sampang Dorong SPPG Jaga Kualitas Menu Makanan

"Seluruh SPPG tetap harus mengikuti pedoman menu dan standar pelayanan yang sudah ditetapkan. Karena itu, sembilan SPPG di Gresik yang memberikan kelapa utuh saat ini kami hentikan sementara operasionalnya untuk proses evaluasi," tegasnya.

Selain penghentian sementara operasional, BGN juga memerintahkan agar kepala SPPG yang terlibat diberikan tindakan disipliner. "Saya juga perintahkan kepala SPPG ditindak tegas dengan memberikan SP1 atau rotasi karena sebagai pimpinan tidak mengikuti perkembangan berita sehingga kejadian serupa terulang," kata Nanik.

Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro menyampaikan, sejak 14 Maret 2026 sembilan SPPG tersebut telah berhenti beroperasi sementara. Kesembilan SPPG yang dihentikan operasionalnya meliputi SPPG Gresik Sidayu Ngawen, SPPG Gresik Sidayu Wadeng, SPPG Gresik Dukun Wonokerto, SPPG Gresik Dukun Lowayu, SPPG Gresik Dukun Sembungan Kidul, SPPG Gresik Dukun Tebuwung, SPPG Gresik Ujungpangkah Glatik, SPPG Gresik Balongpanggang Pucung, serta SPPG Gresik Sidayu Sidomulyo.

BGN juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG di berbagai daerah agar lebih cermat dalam menjalankan program MBG, termasuk memastikan standar menu, keamanan pangan, serta sensitivitas terhadap isu yang berkembang di masyarakat tetap menjadi perhatian utama. 

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru