Tesla Model 3 Standard Resmi Muncul di Malaysia, Jadi Tesla Termurah Saat Ini

Reporter : Satriyo
Tesla Model 3 Standart Yang Meluncur Di Malaysia. Foto :Paul Tan

JATIMPEDIA, Kuala Lumpur – Tesla Malaysia secara resmi menghadirkan Model 3 Standard ke pasar Negeri Jiran hanya beberapa bulan setelah debut globalnya pada Oktober tahun lalu. Mobil listrik ini kini tercantum di laman pemesanan resmi Tesla Malaysia dengan banderol mulai RM147.600, menjadikannya model Tesla baru paling terjangkau yang pernah ditawarkan di negara tersebut.

Masuknya varian Standard sekaligus mengubah struktur lini Model 3 di Malaysia. Varian yang sebelumnya dikenal sebagai RWD, Long Range RWD, dan Long Range AWD kini menggunakan label baru “Premium”, dan dipasarkan sebagai keluarga Tesla Model 3 Premium. Sementara itu, posisi tertinggi dalam jajaran tetap ditempati oleh Tesla Model 3 Performance.

Baca juga: Jepang Peringatkan Vietnam Soal Dampak Larangan Motor Bensin di Hanoi

Dari sisi performa, perbedaan antara Model 3 Standard RWD dan Model 3 Premium RWD terbilang tipis. Varian Standard justru mencatat jarak tempuh sedikit lebih jauh, yakni hingga 534 km (WLTP), dibandingkan Premium RWD yang berada di angka 520 km. Untuk akselerasi, selisihnya hanya 0,1 detik, dengan catatan 0–100 km/jam dalam 6,2 detik.

Secara tampilan, Model 3 Standard dapat dikenali melalui penggunaan pelek baru Prismata 18 inci dan tidak menyediakan opsi upgrade ke pelek Nova 19 inci. Pilihan warna bodi juga dibatasi, hanya mencakup Stealth Grey sebagai warna standar, serta Pearl White dan Diamond Black dengan biaya tambahan masing-masing RM5.000.

Penghematan biaya paling terasa di bagian interior. Sistem audio kini menggunakan tujuh speaker, lebih sedikit dibanding sembilan unit pada varian Premium. Fitur radio FM turut dihilangkan, begitu pula lampu suasana yang sebelumnya membentang di dasbor dan panel pintu. Pencahayaan di ruang penyimpanan pintu juga tidak lagi tersedia.

Penyesuaian juga terjadi pada aspek ergonomi. Setir hanya bisa diatur secara manual, sementara tombol pengaturan kursi fisik di sisi jok dihapus dan dipindahkan ke layar sentuh. Meski demikian, fungsi memori jok tetap dipertahankan melalui profil pengemudi. Spion samping masih bisa diatur secara elektrik, namun fitur auto-dimming tidak lagi disematkan.

Baca juga: Penjualan Mobil Listrik Global Tembus Rekor 2,1 Juta Unit pada September 2025

Material kabin pun disederhanakan. Jok dan panel pintu kini dilapisi kain, menggantikan material kulit dan microsuede pada varian Premium. Jok depan hanya dibekali pemanas tanpa ventilasi, sedangkan jok belakang kehilangan fitur pemanas sepenuhnya. Layar hiburan penumpang belakang juga tidak lagi tersedia, dan pengaturan AC belakang kini dilakukan secara manual.

Di sektor kaki-kaki, Model 3 Standard menggunakan suspensi pasif konvensional, serupa dengan Model 3 generasi sebelum facelift Highland. Hal ini berbeda dengan Model 3 Premium Highland yang telah memakai peredam kejut bertipe frequency dependent.

Meski mengalami banyak penyederhanaan, fitur utama tetap dipertahankan. Model 3 Standard masih dibekali Basic Autopilot sebagai standar, lengkap dengan sistem kamera yang juga berfungsi sebagai dashcam. Konsumen tetap dapat melakukan upgrade ke Enhanced Autopilot maupun Full Self-Driving sesuai kebutuhan.

Baca juga: Krisis Pasokan Global: Produsen Mobil Berebut Rare Earth Jelang Pembatasan Ekspor China

Menariknya, Tesla Malaysia belum menghadirkan Model Y Standard, meskipun varian tersebut sudah tersedia di beberapa pasar lain dengan perbedaan visual yang cukup signifikan. Dengan demikian, Model 3 Standard menjadi satu-satunya varian “Standard” yang saat ini ditawarkan Tesla di Malaysia.

 



Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru