Sidoarjo, JP – BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo menggandeng Nur Rohmania seorang Konsultan Kewirausahaan UKM untuk memberikan pelatihan pembuatan aksesoris dari manik manik kepada puluhan ahli waris penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan ahli waris Jaminan Kematian (JKM) pada Kamis, (20/10) siang di Kantor BPJAMSOSTEK Sidoarjo.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajarkan langsung untuk membuat aksesoris dengan bahan dasar manik-manik hingga menjadi sesuatu aksesoris yang bisa digunakan seperti bros dagu, bros dada, anting, konektor hijab dan tali masker hingga pembuatan kelompok untuk pendistribusian ke marketplace.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Batasi Penggunaan Sound Horeg Selama Perayaan HUT RI
Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Novias Dewo Santoso menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan Keterampilan ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepada ahli waris agar mampu bertahan dan mandiri pasca ditinggalkan tulang punggung atau kepala keluarga mereka.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Daftarkan 42 Ribu Pekerja Rentan dalam Kepesertaan BPJS Kesehatan
“Jangan sampai ahli waris yang telah mendapatkan klaim pencairan dana santunan manfaat program BPJAMSOSTEK dibiarkan begitu saja tanpa adanya upaya untuk membantu kemandirian mereka. Maka dari itu dengan ahli waris diberikan pelatihan pembuatan aksesoris dengan manik-manik, dan harapan kedepannya kemampuan membuat aksesoris akan berkembang menjadi pengusaha UMKM dan menjadi usaha lebih besar.” jelas Dewo.
Baca juga: Sinergi Pemkab Sidoarjo dan Muhammadiyah Perkuat Pembangunan Daerah
Seluruh ahli waris yang mengikuti pelatihan juga telah terdaftar dua program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). ( rin)
Editor : Aries W