Wabup Alif Resmikan SPPG Yayasan GMMS, Digerakkan Relawan Lokal Guna Dukung MBG

Reporter : indri fitria
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera (GMMS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB

JATIMPEDIA, Gresik  - Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gresik Mentari Mandiri Sejahtera (GMMS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Kamis (15/01). Hal ini merupakan bagian dari penguatan layanan pemenuhan gizi masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Menariknya, SPPG ini digerakkan oleh relawan yang sebagian besar berasal dari masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup Alif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama organisasi masyarakat yang telah berkontribusi langsung dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Asta cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Wabup Sampang Dorong SPPG Jaga Kualitas Menu Makanan

“Terima kasih atas keterlibatan semua pihak. Ini bentuk kolaborasi nyata yang kami butuhkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, selain pemenuhan gizi, aspek lingkungan harus menjadi perhatian serius. Wabup Alif berpesan kepada relawan maupun pengelola SPPG agar manajemen sampah dan kebersihan lingkungan benar-benar dijaga.

“Pelayanan gizi harus berjalan seiring dengan lingkungan yang sehat. Ini penting agar manfaat program bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare

Sebagai tahap awal, SPPG Yayasan GMMS akan menyuplai MBG bagi dua sekolah dengan sasaran sekitar 1.000 siswa. Ke depan, kapasitas layanan ditargetkan meningkat hingga maksimal 3.000 porsi per hari, mencakup peserta didik, ibu menyusui, ibu hamil, serta balita.

Keberadaan SPPG ini juga memberi dampak sosial langsung bagi warga sekitar. Sekitar 80 persen relawan yang terlibat berasal dari masyarakat Yosowilangun, sehingga program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca juga: Menko AHY Resmikan Kawasan DAK TPPKT Desa Campurejo Gresik

Senada dengan Wabup, Ketua PDM Gresik Muhammad Thoha Mahsun, berpesan agar kebersihan menjadi perhatian utama dalam operasional SPPG. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan gizi yang terpenuhi menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak secara optimal.

“Jika kebersihan terjaga dan gizi tercukupi, anak-anak kita bisa tumbuh sehat dan maksimal,” ujarnya.

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru