JATIMPEDIA, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berinovasi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri atau GAYATRI, yang resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di Balai Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu.
Program GAYATRI hadir sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui sektor peternakan. Sebanyak 125 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Kalitidu mendapatkan pelatihan intensif mulai dari pemeliharaan ayam petelur, manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga strategi pemasaran hasil telur agar bernilai ekonomi tinggi.
Baca juga: Warga Bondol Dapat Guyuran 8.000 Liter Air Bersih dari Polres Bojonegoro
Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada peserta yang bersemangat mengikuti pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa GAYATRI bukan sekadar program bantuan, tetapi gerakan nyata menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program ini sangat bermanfaat untuk mendorong ekonomi yang mandiri. Maka dari itu, materinya nanti harus benar-benar dipahami dengan baik. Jangan hanya ikut pelatihan, tapi praktikkan dan kembangkan,” tegas Bupati.
Baca juga: BPH Migas Sosialisasikan Pemanfaatan Jargas Untuk Pelabggan Rumah Tangga di Bojonegoro
Bupati juga menambahkan, pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Karena itu, Pemkab Bojonegoro terus menggulirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro menjelaskan bahwa pelatihan GAYATRI akan dilaksanakan di beberapa kecamatan lain. Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga akan mendapat pendampingan berkelanjutan agar usaha peternakan yang dijalankan bisa tumbuh secara mandiri dan produktif.
Baca juga: EMCL dan PIB Bojonegoro Dorong UMKM Lamongan Naik Kelas
Melalui GAYATRI, pemerintah berharap warga penerima manfaat dapat menambah penghasilan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan menumbuhkan semangat wirausaha.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan mampu menjadi fondasi kuat menuju Bojonegoro mandiri dan sejahtera berbasis potensi lokal.
Editor : Rofiq