JATIMPEDIA, Jombang - Kabupaten Jombang diprediksi berpotensi dilanda cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan pepohonan besar.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan prediksi BMKG menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Baca juga: Kantor Kemenhaj Jombang Mulai Siapkan Tahapan Bio Visa Haji 2027
“BMKG memprediksi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan. Kami minta masyarakat waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan wilayah yang banyak pohon besar,” ujar Wiku.
BPBD menyiagakan personel lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan relawan kebencanaan. Wiku mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, termasuk tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan deras disertai angin.
Baca juga: 11.720 Warga Jombang Terima BLT Cukai Rokok
“Jika terjadi situasi darurat, seperti banjir atau pohon tumbang, masyarakat bisa segera melapor ke posko terdekat atau call center BPBD. Respons cepat sangat dibutuhkan agar penanganan bisa segera dilakukan,” tegasnya.
Sejumlah kawasan rawan banjir berada di Kecamatan Mojoagung, Bandarkedungmulyo, dan Ploso. Potensi tanah longsor terpantau di Kecamatan Wonosalam, sementara ancaman pohon tumbang lebih banyak di wilayah perkotaan yang memiliki pepohonan besar di tepi jalan.
Baca juga: Pemkab Jombang Targetkan Pembangunan Flyover Mengkreng Mulai 2027
Selain itu, BPBD mengajak masyarakat berperan aktif melakukan pencegahan dini dengan menjaga kebersihan saluran air serta memangkas ranting pohon yang rimbun. “Kita bisa mencegah dampak lebih besar dengan langkah sederhana. Kewaspadaan dan gotong royong menjadi kunci menghadapi potensi bencana ini,” kata Wiku. (sat)
Editor : Rofiq