Bupati YES Ingatkan Warga Lamongan Untuk Jaga Kedaulatan NKRI

jatimpedia.id

JATIMPEDIA, Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (YES), mengajak seluruh masyarakat Lamongan untuk senantiasa menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan tersebut disampaikan saat gelaran sujud syukur, doa bersama, dan tasyakuran peringatan HUT ke-80 RI di Masjid Agung Lamongan.

Baca juga: EMCL dan PIB Bojonegoro Dorong UMKM Lamongan Naik Kelas

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini, menegaskan, bahwa menjaga nama baik Kabupaten Lamongan merupakan bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan bangsa. “Kita terus menjaga kedaulatan negara kita, NKRI ini. Kita pertahankan. Kita menjaga nama Kabupaten Lamongan saja sudah menjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Pak Yes juga menyoroti fenomena media sosial, di mana isu kecil sering kali dilebih-lebihkan hingga menimbulkan kesan negatif terhadap pemerintah. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan terus memperkuat persatuan.

Baca juga: Bupati Yes Dorong Bapperida Rancang Program Biopori di Lamongan

“Tidak jarang di media sosial hal-hal kecil diumbar dan dilebih-lebihkan. Pemerintah insyaallah terus hadir dan berupaya memperbaiki infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan lainnya untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati Lamongan juga menyampaikan rasa syukur atas capaian pembangunan yang mulai dirasakan masyarakat. Di sektor pertanian, misalnya, ketersediaan pupuk kini lebih mudah, kebutuhan air mencukupi, serta harga gabah relatif baik.

Baca juga: BPBD Lamongan Droping 5 Truk Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Di bidang pendidikan, hadirnya Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan bagi warga kurang mampu. Sedangkan di bidang kesehatan, pemerintah daerah terus menggelar layanan pemeriksaan gratis.

Menurutnya, seluruh program pembangunan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. “Tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyatnya. Justru sebaliknya, semua ingin masyarakat sejahtera, berdaulat, dan merasakan nikmatnya pembangunan,” ujarnya. (sat)

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru