SIG Serahkan Bantuan Multivitamin Untuk Penyintas TBC

Gresik, JP – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan bantuan multi vitamin kepada penyintas tubercolusis (TBC) di wilayah Kecamatan Kebomas, Jumat (25/11). Penyaluran dilakukan melalui Puskesmas di Kecamatan Kebomas-Gresik.

General Manager of Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SIG Edy Saraya mengatakan, penyintas TBC di Indonesia termasuk tinggi, sehingga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mempunyai program pengurangan penyintas TBC dan program pengurangan kematian akibat TBC.

“Kita mendukung tingkat pengurangan penularan ini dengan membantu berupa multi vitamin dan nutrisi. Tentunya, program ini sebagai komitmen SIG dalam ikut serta mendukung pemerintah dalam program pembangunan kesehatan berkelanjutan dalam bidang kesehatan,” kata Edy Saraya.

Lebih lanjut Edy Saraya menambahkan, melalui program SIG Peduli dan SIG Sehat, perusahaan dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam mengurangi penyintas TBC.

Baca Juga  SIG Raih Top Sustainable Development Goals

Bantuan multi vitamin dan nutrisi disalurkan melalui Puskesmas Kebomas dan Puskesmas Gending. Bantuan berupa susu entramix sebanyak 460 box, multi vitamin sebanyak 828 trip, masker 138 bok dan telur ayam mentah sebanyak 460 kilogram.

“ Total Rp 70 Juta. Nanti akan terus dilanjutkan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Daerah, dan diharapkan bisa langsung tepat sasaran ke masyarakat Gresik dan para penyintas TBC,” imbuhnya.

Sementara Kepala Puskesmas Kebomas dr. Dyan Eka Puspitasari mengatakan, terimakasih kepada PT Semen Indonesia yang telah memberikan multi vitamin kepada penyintas TBC di wilayah Kecamatan Kebomas. Sebab, dengan bantuan ini bisa mempercepat penyembuhan pasien penyintas TBC.

“Dengan bantuan multi vitamin dan nutrisi dari Semen Indonesia ini, membantu memberikan nutrisi para pasien penyintas TBC. Sebab, dengan daya tahan tubuh yang bagus, maka diharapkan penyembuhan semakin cepat. Kalau tanpa nutrisi penyembuhan juga cukup lama. Bantuan ini sangat membantu masyarakat,” kata dr. Dyan dengan didamping Kepala Puskesmas Gending drg. Anisah Machmudah. (sat)

Baca Juga  Tarif Kapal Penyeberangan Ditunda, Gapasdap Ancam Mogok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *