JATIMPEDIA, Surabaya - Para pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dari Jepang, Indonesia dan Filipina bertukar wawasan dalam program International Culture Exchange Project (ICEP) yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, bekerja sama dengan Hiroshima Global Academy.
Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan, Chusnu Yuli, saat dikonfirmasi di Lamongan, Selasa, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan secara daring tersebut merupakan kesempatan emas bagi para pelajar untuk mengenal budaya negara lain, memperluas wawasan global, dan mulai menjalin hubungan internasional.
"Sebagai tuan rumah, kami melibatkan 48 SMP Negeri se-Kabupaten Lamongan dan lembaga sekolah lain dari dua negara," kata Chusnu Yuli.
Ia menjelaskan, program ICEP tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui pemahaman budaya, dan juga merupakan langkah untuk mempersiapkan Gen Z agar memiliki jejaring internasional sejak dini.
Chusnu Yuli mengatakan, pada program tersebut siswa bertukar pengalaman dengan teman sebaya dari lembaga sekolah Internasional Hiroshima Global Academy (HIGA) Jepang, dan Immaculate Conception School of Baliuag (ICSB), Filipina.
"Dalam sesi pertemuan selama 90 menit, para pelajar berbagi informasi mengenai tradisi, kebiasaan, dan kehidupan sehari-hari di negara masing-masing. Pelajar Lamongan mengenalkan tari boran, silat, batik, lagu daerah, sampai masakan tradisional," katanya.
Kemudian, lanjutnya, pelajar asal Jepang banyak menampilkan origami, permainan dengan internet, tempat wisata dan sejumlah makanan tradisional.
Sementara para pelajar Filipina, mereka menampilkan lagu daerah, anyaman dari daun kelapa, dan juga masakan tradisional.
"Presentasi dan penampilan budaya menjadi bagian utama dalam kegiatan ini, dengan harapan dapat menumbuhkan rasa saling menghargai ," tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi program tahunan dan semakin banyak sekolah yang dapat berpartisipasi di masa mendatang.
"Program ini sangat bagus. Semoga semakin banyak yang tertarik untuk ikut," katanya.
Munif menambahkan bahwa program tersebut merupakan satu-satunya kegiatan internasional yang melibatkan banyak sekolah dan diikuti oleh tiga negara yang sudah bekerja sama.
Pada pelaksanaan International Culture Exchange secara daring tersebut dibagi menjadi 12 kelompok, dimana setiap kelompok diisi oleh peserta dari satu Lembaga HIGA Jepang, satu lembaga ICSB Filipina, dan empat SMP Negeri dari Lamongan. (cin)
Editor : Fitri Handayani
URL : https://jatimpedia.id/news-8328-menarik-pelajar-smp-dari-3-negara-tukar-wawasan-dalam-program-icep
Green Garden Regency Gresik, Hunian Terintegrasi di Kawasan Superblok Iconland Gresik …
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM turun tangan memfasilitasi rencana pembangunan industri garam modern di Kabupaten Sampang, Jawa Timur …
Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meluncurkan Kader Penggerak Peduli Keluarga atau "Kakak Peka" dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika …
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengumumkan sebanyak 61 dari total 114 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep …
Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial kepada 100 warga Kabupaten Blitar, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan pengabdian …
Menjadi atlet bukan hanya tentang latihan keras dan mengejar prestasi. Di balik setiap pertandingan, ada kondisi fisik yang harus dijaga, cedera yang perlu dita …