Khofifah berpesan, agar tidak ada satu pun warga Indonesia, terutama di Jatim yang tertinggal. "Kesetaraan perlakukan dan pemenuhan hak-hak sipil bagi penyandang disabilitas menjadi tugas yang harus kita ikhtiarkan bersama," katanya.
Ia juga berharap, dengan adanya mesin ADM ini, Dispendukcapil bisa memaksimalkan pendataan, perekaman hingga penerbitan dokumen.
"Dengan adanya mesin ADM ini diharapkan Dispendukcapil dapat memaksimalkan pendataan, perekaman, dan penerbitan dokumen-dokumen yang dibutuhkan para penyandang disabilitas," harapnya.
Hadir pula dalam acara Launching Gerakan Bersama Penuntasan Layanan Dokumen Kependudukan Bagi Disabilitas untuk Mewujudkan Masyarakat Inklusif di Jawa Timur tersebut, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman. (eka)
Editor : Aries W
Pertamina Dorong Optimalisasi Wilayah Kerja Pangkah Gresik, Bidik Tambahan Produksi Migas – Pertamina terus mendorong optimalisasi Wilayah Kerja Pangkah …
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang kembali menggelar Program Pendampingan Desa Wisata 2026 dengan menyasar Desa Wisata Poncokusumo di Kecamatan Po …
Musim kemarau mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro harus ekstra mencari pasokan air bersih. Kondisi serupa dirasakan masyarakat Desa …
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Jawa Timur telah menyalurkan 162 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di 11 desa hingg …
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan dari dua sumber utama, yakni pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia …
Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat tetap dilanjutkan. Kebijakan ini menj …