JATIMPEDIA, Sidoarjo – Cuaca panas dan kondisi jalan berdebu menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor, terutama saat musim kemarau berkepanjangan.
Paparan sinar matahari, debu yang beterbangan, hingga kondisi tubuh yang lebih cepat lelah dapat memengaruhi kenyamanan dan konsentrasi selama perjalanan.
PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, mengajak masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan melalui penerapan prinsip #Cari_Aman. Persiapan sebelum berkendara dan kemampuan mengantisipasi kondisi jalan menjadi hal penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengendara saat menghadapi cuaca panas dan jalan berdebu.
Pertama, gunakan perlengkapan berkendara yang tepat. Selalu gunakan helm berstandar SNI dengan visor yang bersih untuk membantu melindungi mata dari debu dan angin. Pengendara juga dapat menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan debu yang terhirup. Lengkapi perlindungan dengan jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Pastikan masker dan perlengkapan lainnya tidak mengganggu pernapasan, penglihatan, maupun kenyamanan saat berkendara.
Kedua, jaga jarak aman dan kurangi kecepatan saat melewati jalan berdebu. Debu yang beterbangan dapat mengurangi jarak pandang, terutama ketika ada kendaraan besar yang melintas atau saat melewati jalan kering. Kurangi kecepatan secara bertahap dan hindari mengikuti kendaraan di depan terlalu dekat. Apabila jarak pandang sangat terbatas, menepi di tempat yang aman dan menunggu kondisi membaik lebih disarankan daripada memaksakan perjalanan.
Ketiga, hindari pengereman dan manuver mendadak. Permukaan jalan yang tertutup debu atau pasir halus dapat mengurangi daya cengkeram ban. Pengendara perlu menjaga posisi berkendara tetap stabil, menghindari perubahan arah secara tiba-tiba, serta melakukan pengereman secara halus dan bertahap. Tetap waspada ketika melewati tikungan, persimpangan, atau permukaan jalan yang tidak rata.
Keempat, cukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Berkendara di tengah cuaca panas dapat meningkatkan risiko kehilangan cairan tubuh, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Pastikan minum air putih yang cukup sebelum berangkat dan bawa air minum untuk dikonsumsi saat beristirahat. Jika mulai merasa haus, pusing, lemas, atau sulit berkonsentrasi, segera berhenti di tempat yang aman dan sejuk untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh tidak prima.
Kelima, periksa kondisi sepeda motor secara berkala. Jalan berdebu membuat beberapa bagian kendaraan lebih mudah kotor, terutama filter udara, lampu, kaca spion, dan area pengereman. Pastikan lampu serta spion tetap bersih agar pengendara dapat melihat dan terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Periksa kondisi ban dan rem, serta lakukan perawatan berkala di bengkel resmi Honda atau AHASS sesuai rekomendasi pabrikan.
Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, menyampaikan bahwa perubahan kondisi cuaca dan jalan perlu diantisipasi dengan kebiasaan berkendara yang tepat.
“Keselamatan harus tetap menjadi prioritas dalam berbagai kondisi cuaca. Saat menghadapi panas terik dan jalan berdebu, pengendara perlu menjaga konsentrasi, menyesuaikan kecepatan, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, serta memastikan kondisi tubuh dan sepeda motor siap digunakan. Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan beristirahat ketika lelah. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, perjalanan diharapkan tetap nyaman dan selamat sampai tujuan,” ujar Suhari.
MPM Honda Jatim mengimbau masyarakat untuk selalu menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan dan cuaca yang dihadapi. Persiapan yang tepat, kewaspadaan, serta kepedulian terhadap kondisi tubuh dan kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.
Melalui semangat Jago #Cari_Aman Biar Happy, MPM Honda Jatim mengajak seluruh pengguna sepeda
Editor : Taufiq