JATIMPEDIA, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan anggaran Rp187,38 miliar untuk memperbaiki dan merevitalisasi sarana serta prasarana pendidikan di berbagai jenjang sekolah.
Anggaran tersebut dialokasikan kepada 258 lembaga pendidikan yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah. Penerima bantuan mencakup sekolah negeri maupun swasta mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, bantuan diberikan kepada 121 sekolah negeri dan 137 sekolah swasta.
Porsi anggaran terbesar diarahkan untuk jenjang sekolah dasar. Sebanyak 120 SD mendapatkan total bantuan Rp123,94 miliar. Rinciannya terdiri atas 106 SD negeri dan 14 SD swasta.
Untuk jenjang PAUD dan TK, Pemkab Jember mengalokasikan Rp46,25 miliar kepada 117 lembaga. Dari jumlah tersebut, tiga lembaga berstatus negeri dan 114 lainnya merupakan lembaga swasta.
Sementara itu, sebanyak 21 lembaga pada jenjang SMP menerima bantuan dengan total Rp17,18 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada 12 SMP negeri dan sembilan SMP swasta.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan revitalisasi sarana pendidikan merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Fawait, fasilitas dan kondisi lingkungan sekolah turut menentukan kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
"Pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Alokasi dana revitalisasi ini kami bagikan secara proporsional, baik untuk lembaga negeri maupun swasta, agar anak-anak kita mendapatkan fasilitas belajar yang layak tanpa ada diskriminasi," ujar Fawait, Kamis (1/10/2026).
Ia menegaskan, pemberian bantuan tidak hanya berorientasi pada status sekolah, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga pendidikan.
Pemkab Jember juga memastikan pelaksanaan proyek revitalisasi akan dipantau agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan anggaran yang telah ditetapkan.
Selain pengawasan dari pemerintah, masyarakat juga didorong ikut mengawasi proses pengerjaan di lingkungan sekolah. Pemkab Jember menyediakan kanal pengaduan Wadul Gus'e untuk menampung laporan masyarakat terkait pekerjaan yang dianggap bermasalah.
"Jika ada pengerjaan yang kurang pas dan janggal, bisa langsung melapor melalui kanal Wadul Gus'e," kata Fawait.
Pemkab Jember berharap program revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik di seluruh wilayah Jember.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-18812-pemkab-jember-anggarkan-rp187-miliar-untuk-rehabilitasi-258-sekolah