JATIMPEDIA, Kediri - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) melalui QRIS Carnival (QRISNIVAL) 2026. Mengusung tema “Rayakan Digitalisasi QRISnya Satu, Menangnya Banyak”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem pembayaran digital sekaligus mengenalkan inovasi terbaru QRIS kepada masyarakat.
Puncak QRISNIVAL berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di Kediri Town Square. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari edukasi dan talk show mengenai digitalisasi sistem pembayaran serta perlindungan konsumen, showcase UMKM, user experience QRIS Tap, onboarding merchant QRIS, SYIAR QRIS Run, QRIS Tap Lucky Draw, berbagai kompetisi hingga hiburan.
Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Candra Rajat mengatakan, pelaksanaan PQN QRISNIVAL sengaja dipadukan dengan rangkaian peringatan HUT RI. Menurutnya, penggunaan QRIS merupakan salah satu langkah Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan ekonomi melalui sistem pembayaran nasional.
“QRIS merupakan upaya Bank Indonesia untuk memperkuat kedaulatan ekonomi melalui kedaulatan sistem pembayaran. Transformasi sistem pembayaran dimulai sejak peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada 2017 sebagai wujud interkoneksi antar-switching dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional,” ujar Yayat.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut berlanjut dengan peluncuran QRIS pada 2019 sebagai standar nasional QR Code pembayaran. Kehadiran QRIS menyatukan berbagai penyedia layanan pembayaran, baik perbankan maupun perusahaan fintech.
Selain itu, layanan QRIS Cross Border kini telah dapat digunakan di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Pada puncak QRISNIVAL 2026, BI Kediri juga meluncurkan Kediri Town Square sebagai “Mal Siap QRIS Tap Pertama”. Peluncuran tersebut dihadiri Kepala OJK Kediri, pimpinan perbankan di Kota Kediri, akademisi, BPKAD Kota Kediri, dinas terkait, serta sejumlah mitra kerja di wilayah Kediri.
Yayat menjelaskan, QRIS Tap memungkinkan masyarakat melakukan transaksi secara lebih praktis dengan memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC). Pusat perbelanjaan dinilai menjadi lokasi strategis untuk memperluas penggunaan pembayaran digital karena memiliki aktivitas transaksi dengan frekuensi tinggi.
Di sisi lain, perkembangan digitalisasi sistem pembayaran di wilayah kerja BI Kediri menunjukkan tren positif. Hingga semester I 2026, volume transaksi QRIS tercatat mencapai 118.677.619 transaksi dengan total nominal Rp4,101 triliun. Jumlah tersebut didukung oleh 1.027.383 merchant.
“Perkembangan ini menunjukkan bahwa akseptasi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital terus tumbuh. Bank Indonesia akan terus mendorong perluasan digitalisasi melalui berbagai program, salah satunya penyelenggaraan PQN QRISNIVAL 2026,” kata Yayat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga Kediri, Lusy, mengapresiasi edukasi dan pengenalan inovasi QRIS yang dilakukan BI Kediri.
“Harapan kami, pengenalan inovasi QRIS bisa semakin mempermudah masyarakat dalam bertransaksi digital,” ujarnya.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-18076-qrisnival-2026-digelar-di-kediri-ada-qris-tap-hingga-cross-border