Raih Penghargaan The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026

Petrokimia Gresik Ubah Keberagaman Karyawan Jadi Kekuatan Komunikasi Perusahaan

JATIMPEDIA, Gresik  - Di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) tidak lagi cukup hanya berfokus pada peningkatan kompetensi. Perusahaan juga dituntut mampu menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, memberi ruang bagi setiap individu untuk berkontribusi, serta membangun budaya kolaborasi yang sehat.

Pendekatan itulah yang terus diperkuat Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. Komitmen tersebut baru-baru ini memperoleh pengakuan melalui tiga penghargaan dalam ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang diselenggarakan PR Indonesia di Jakarta.

Salah satu penghargaan yang diraih adalah Silver Winner kategori DEI Communication Program subkategori Empowering Employees with Diverse Skills melalui program EI Squad: From Diverse Talents to Collective Influence. Program ini menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan mengelola keberagaman karyawan sebagai aset strategis, bukan sekadar memenuhi prinsip keberagaman di tempat kerja.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan bahwa komunikasi menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan SDM. Menurutnya, setiap karyawan memiliki pengalaman, kemampuan, dan perspektif yang berbeda sehingga perlu diberi ruang untuk berkembang dan berkontribusi.

"Petrokimia Gresik meyakini bahwa komunikasi bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga membuka ruang partisipasi, membangun kepercayaan, dan menciptakan dampak. Karena itu, kami terus membangun komunikasi yang inklusif, adaptif, dan relevan, baik bagi karyawan maupun masyarakat," ujarnya.

Melalui EI Squad, Petrokimia Gresik melibatkan karyawan dari berbagai fungsi, profesi, usia, hingga latar belakang sebagai employee influencer. Mereka tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi perusahaan, tetapi juga menjadi representasi budaya kerja yang terbuka terhadap keberagaman.

Setiap anggota memperoleh pembekalan untuk menghasilkan konten yang edukatif, inspiratif, dan autentik. Dengan demikian, komunikasi perusahaan tidak lagi bersifat satu arah, melainkan tumbuh dari pengalaman nyata para karyawan yang terlibat langsung dalam aktivitas perusahaan.

"Setiap insan perusahaan memiliki pengalaman, keahlian, dan perspektif yang beragam. Melalui EI Squad, keberagaman tersebut kami kelola menjadi kekuatan bersama untuk membangun komunikasi perusahaan yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat," kata Daconi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan SDM modern tidak hanya berbicara mengenai pelatihan teknis atau jenjang karier, tetapi juga bagaimana perusahaan membangun rasa memiliki (sense of belonging) di kalangan karyawan. Ketika setiap individu merasa didengar dan diberi kesempatan untuk berkontribusi, keterlibatan karyawan pun meningkat.

Dalam perkembangannya, EI Squad tidak hanya memperkuat komunikasi internal, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun reputasi perusahaan melalui komunikasi organik di ruang digital. Program tersebut bahkan telah menjadi rujukan pembelajaran bagi berbagai perusahaan dan dibagikan dalam sejumlah forum komunikasi serta kehumasan nasional.

Selain mendorong partisipasi karyawan, Petrokimia Gresik juga memperkuat komunikasi internal melalui berbagai kanal yang terintegrasi. Strategi ini diarahkan agar seluruh insan perusahaan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah bisnis, budaya perusahaan, hingga proses transformasi yang sedang dijalankan.

Bagi perusahaan, komunikasi internal bukan semata memastikan informasi tersampaikan dengan baik. Lebih dari itu, komunikasi menjadi sarana untuk membangun keterlibatan, memperkuat kolaborasi lintas fungsi, sekaligus menciptakan budaya organisasi yang terbuka terhadap inovasi.

Komitmen membangun komunikasi yang inklusif juga diwujudkan dalam hubungan dengan masyarakat. Petrokimia Gresik memandang komunikasi sebagai jembatan untuk mendengarkan aspirasi, membangun dialog, serta memastikan berbagai program sosial dan pemberdayaan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Atas pendekatan tersebut, perusahaan juga meraih dua Bronze Winner kategori ESG Communication Program subkategori Social melalui program "Growing Trust: Strategic Communication for Community Engagement and Social Impact" serta "Aligned Inside, Stronger Outside: Strengthening Employee Relationship Through Integrated Internal Communication".

Daconi menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan. Menurutnya, komunikasi yang efektif hanya dapat dibangun melalui kolaborasi, keterbukaan, dan partisipasi aktif seluruh karyawan.

"Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh insan Petrokimia Gresik yang telah menjadi bagian dari perjalanan komunikasi perusahaan. Ke depan, kami akan terus memperkuat komunikasi yang semakin inklusif dan berdampak, tidak hanya untuk membangun reputasi perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai bagi karyawan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan," tutupnya.

Berita Terbaru