Antrean Tak Pernah Putus, PetroNite Fest Jadi 'Ladang Rezeki' bagi Ratusan UMKM di Gresik

JATIMPEDIA, Gresik  - Sejak sore menjelang malam, antrean pembeli tak pernah benar-benar berhenti di stan Jajano yang menjual aneka kue dan camilan kekinian di PetroNite Fest 2026. Bahkan, sebelum festival ditutup setiap harinya, hampir seluruh produk yang dibawa sudah ludes terjual.

Bagi Riska Indayani, penjaga stan Jajano, keramaian seperti ini bukan hal yang biasa. Selama mengikuti berbagai pameran di Gresik maupun Surabaya, baru di PetroNite Fest mereka harus menambah jumlah karyawan agar mampu melayani derasnya pembeli.

"Belum buka pukul 16.00 sudah banyak yang antre. Mulai hari pertama, dagangan kami selalu habis sebelum pameran ditutup. Penjualannya jauh lebih ramai dibanding event lain," ujar perempuan yang akrab disapa Inda, Selasa (30/6/2026).

Tak tanggung-tanggung, Jajano mampu membukukan omzet sedikitnya Rp20 juta setiap hari. Angka itu dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pameran lain dan jauh melampaui penjualan di gerai hariannya di Gresik.

Cerita serupa datang dari Muhammad Farhan R, penjual mainan asal Gresik. Ia mengaku tak menyangka penghasilannya melonjak drastis selama berjualan di PetroNite Fest.

Biasanya, saat membuka lapak di Alun-Alun Gresik, omzet yang diperolehnya sekitar Rp200 ribu per hari. Namun di festival yang digelar Petrokimia Gresik itu, pendapatannya bisa menembus Rp1,5 juta dalam sehari.

"Alhamdulillah, pengunjungnya ramai sekali. Ini benar-benar jadi berkah bagi kami para pedagang," katanya.

Kejutan juga dirasakan Mang Cecep, pelaku usaha kuliner Margoci yang baru pertama kali mengikuti PetroNite Fest. Produk yang dibawanya langsung mendapat sambutan hangat dari pengunjung.

"Ngeri banget ramainya, di luar ekspektasi kami. Baru pertama ikut, omzet sudah dua digit. Semua pedagang kelihatan senang karena pembelinya terus berdatangan," ujarnya.

Sementara itu, Nur Aini Rahmawati, pemilik usaha aksesori Sandy's, juga merasakan lonjakan penjualan. Jika biasanya hanya mampu menjual sekitar 10 produk per hari di tokonya, selama mengikuti PetroNite Fest jumlah itu meningkat menjadi lebih dari 50 produk setiap hari.

"Selama lima hari ikut pameran, omzet saya sudah sekitar Rp20 juta. Jauh lebih ramai dibanding jualan di rumah," tuturnya.

PetroNite Fest 2026 yang digelar Petrokimia Gresik di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma pada 27 Juni hingga 5 Juli 2026 memang tak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat. Festival ini juga menjadi ruang tumbuh bagi ratusan pelaku usaha lokal.

Tahun ini, sebanyak 670 tenant ikut meramaikan festival, terdiri atas 558 pedagang kaki lima (PKL), 73 stan outdoor VIP, dan 39 stan indoor VIP. Selain itu, Petrokimia Gresik turut melibatkan 12 UMKM binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha masyarakat.

Dengan jumlah kunjungan yang mencapai 30 ribu hingga 50 ribu orang setiap hari, PetroNite Fest tak hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Tahun lalu, festival ini mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp10 miliar dengan total kunjungan mencapai 319 ribu orang

Berita Terbaru