JATIMPEDIA, Jember - Warga Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Jember kini memiliki ruang belajar baru yang tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga membekali masyarakat dengan berbagai keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Ruang belajar tersebut hadir melalui Kampung Literasi Kaliurang, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang digagas Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Jember (Unej) bersama The Jannah Institute dan Kelurahan Tegalgede.
Program ini mengusung tema "Penguatan Kapasitas Masyarakat Urban Berbasis Enam Pilar Literasi Dasar" sebagai upaya membangun budaya belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat perkotaan.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unej, Millatuz Zahro, menjelaskan bahwa Kampung Literasi Kaliurang dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang mengintegrasikan literasi baca-tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Kampung Literasi Kaliurang berpusat di The Jannah Institute Library yang berlokasi di Kaliurang Cluster B-4, Kelurahan Tegalgede. Selama pelaksanaan program mulai 29 Juni hingga 30 Agustus 2026, masyarakat dapat mengikuti berbagai kelas dan pelatihan secara gratis dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Ketua Kampung Literasi Kaliurang sekaligus Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI, Prita Hendriana W., mengatakan bahwa kehadiran kampung literasi menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat urban yang memerlukan ruang belajar yang mudah diakses dan sesuai dengan tantangan zaman.
Menurutnya, masyarakat perkotaan membutuhkan wadah yang tidak hanya menyediakan akses pengetahuan, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan praktis yang mendukung kemandirian dan produktivitas.
Berbagai program pembelajaran telah disiapkan dengan mengangkat tiga tema utama, yakni pengelolaan sampah, urban farming, dan kewirausahaan. Peserta nantinya dapat mengikuti beragam kelas menarik, mulai dari fotografi, public speaking, videografi, hingga pelatihan kewirausahaan.
Selain itu, tersedia pula workshop bank sampah kreatif, pengolahan sampah organik, urban farming, pembuatan spray anti nyamuk, pelatihan barista pemula dengan metode manual brew, hingga pembuatan totebag dari kain perca dan sampah plastik residu.
Program ini menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kecakapan literasi, kreativitas, serta keterampilan hidup yang dibutuhkan di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup melalui Gebyar Literasi pada September 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan menampilkan berbagai karya dan hasil pembelajaran yang telah diperoleh selama mengikuti program.
Gebyar Literasi juga akan menjadi bagian dari peringatan Hari Kunjung Perpustakaan sekaligus Milad ke-10 The Jannah Institute.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat, Kampung Literasi Kaliurang diharapkan dapat menjadi contoh gerakan literasi berbasis komunitas yang mampu menciptakan masyarakat yang lebih berpengetahuan, kreatif, produktif, serta peduli terhadap lingkungan.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-16939-kampung-literasi-kaliurang-hadir-di-jember