Pelindo Group Bidik Peran Strategis di Hilirisasi Nasional, IPCM Perkuat Armada Laut

JATIMPEDIA, Jakarta - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) bersama induk usahanya, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), menegaskan komitmen memperkuat layanan maritim guna mendukung kelancaran program hilirisasi nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita pemerintah.

Dukungan tersebut difokuskan pada distribusi komoditas strategis seperti nikel, tembaga, batu bara, hingga LNG yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pasok energi dan mineral nasional.

Sinergi IPCM dan SPJM dilakukan melalui penguatan layanan angkutan laut, jasa tunda-pandu, hingga pengelolaan terminal khusus. Selain itu, kedua perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan sejumlah BUMN pemilik proyek hilirisasi untuk memastikan rantai distribusi berjalan lebih efisien dan terintegrasi.

Langkah tersebut sekaligus menempatkan IPCM dan SPJM sebagai bagian penting dalam rantai logistik energi dan mineral Indonesia, sekaligus memperkuat peran Pelindo Group dalam mendukung agenda industrialisasi berbasis sumber daya alam.

Saat ini, IPCM telah melayani kapal-kapal pengangkut komoditas energi dan mineral di berbagai wilayah strategis. Untuk komoditas batu bara, layanan diberikan di seluruh BUP PT Pelindo Regional 2, Meulaboh, PT MBP (Adaro Group), hingga TUKS PT Bukit Asam.

Sementara untuk LNG, layanan IPCM mencakup Tersus PT Jawa Satu Power, Tersus PT Nusantara Regas, dan PT PGN LNG Indonesia (PLI). Adapun layanan untuk komoditas nikel dilakukan di Pelabuhan Weda dan Tersus PT Trimegah Bangun Persada di Laiwui.

Dalam mendukung percepatan hilirisasi, IPCM dan SPJM menyiapkan dua strategi utama. Pertama, memperluas penetrasi layanan maritim melalui peningkatan kapasitas angkut, jasa tunda-pandu, dan pengelolaan terminal khusus untuk menopang kenaikan distribusi komoditas hilirisasi.

Kedua, memperkuat joint business dengan sejumlah BUMN project owner seperti PT Bukit Asam (PTBA), Pertamina, dan pemilik proyek strategis lainnya guna memastikan kelancaran rantai pasok energi dan mineral nasional.

Direktur Strategi dan Komersial PT Pelindo Jasa Maritim, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, mengatakan sinergi dengan IPCM merupakan langkah konkret untuk memastikan Pelindo Jasa Maritim berperan aktif dalam mendukung program hilirisasi pemerintah.

“Kami siap memperkuat layanan maritim yang terintegrasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dengan BUMN pemilik proyek,” ujar Suhendra dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menegaskan perseroan siap memperkuat jumlah armada guna mengoptimalkan layanan angkutan laut, tunda-pandu, dan terminal khusus agar mampu menjawab kebutuhan logistik energi dan mineral nasional yang terus meningkat.

Dari sisi kinerja, IPCM mencatat hasil positif pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp45,57 miliar atau meningkat 3,03 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Total aset IPCM tercatat mencapai Rp1,79 triliun, naik 4,39 persen dibanding akhir 2025. Sementara arus kas operasi meningkat signifikan sebesar 36,29 persen menjadi Rp102,10 miliar.

Pencapaian tersebut dinilai mencerminkan efisiensi biaya dan penguatan profitabilitas perusahaan, sekaligus menjadi modal penting bagi IPCM untuk memperluas peran dalam mendukung agenda hilirisasi nasional.

Berita Terbaru