Pelindo Catat Penumpang Masa Lebaran Capai 2,6 Juta Orang

JATIMPEDIA, Surabaya - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat total pergerakan penumpang mudik dan balik menembus 2,6 juta orang, meningkat 14,14% dibandingkan 2,3 juta orang pada tahun 2025, dengan arus balik menyumbang 1,3 juta orang dari angka tersebut.

Group Head Sekretariat Perusahaan, Ali Sodikin, menyampaikan tren peningkatan tersebut tampak pada sejumlah wilayah operasional. Di Tanjung Balai Karimun, jumlah penumpang melonjak 79,83�ri 149.464 orang menjadi 268.777 orang. Pada sektor kendaraan, Pelabuhan Tanjung Wangi mencatat kenaikan 68,23%, dari 9.663 unit menjadi 16.256 unit.

General Manager Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, mengatakan pencapaian ini akan dijadikan motivasi untuk memperkuat standar operasional ke depan. "Peningkatan arus penumpang ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun keselamatan penumpang," ujar Joni pada keterangannya di Jakarta pada hari ini.

Salah satu penumpang, Andi, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. "Pelayanannya sangat baik dan tertib. Petugas sigap membantu, fasilitas bersih dan nyaman. Proses naik kapal jadi lebih cepat dan teratur," ungkapnya.

Ali Sodikin menambahkan bahwa capaian ini tidak lepas dari berbagai peningkatan layanan yang disiapkan Pelindo sebelum periode mudik. Sebanyak 63 terminal penumpang di seluruh Indonesia dibenahi dari sisi fasilitas dan pengamanan. Pelabuhan Ciwandan turut dioptimalkan sebagai solusi pengurai kepadatan pada jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, salah satu titik tersibuk selama musim mudik. Standar pelayanan prima dijaga secara konsisten di seluruh terminal demi memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa.

"Keberhasilan pelayanan periode ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Pelindo berkomitmen melanjutkan transformasi guna menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik bagi masyarakat," tutup Ali.

Berita Terbaru

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2

Pasca penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang berlaku sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang operating company PT Telkom …